MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Drama Viral Restoran Berakhir: Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma Sepakat Berdamai Cabut Laporan

Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma sepakat berdamai dan mencabut laporan polisi usai polemik viral insiden restoran.

JAKARTA, MATANUSANTARA — Drama hukum yang sempat menghebohkan publik antara selebgram pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, dan pelanggan Zendhy Kusuma, akhirnya mencapai titik akhir. Setelah berbulan-bulan menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, kedua pihak sepakat menyelesaikan konflik tersebut secara damai pada Minggu 08 Februari 2026.

Kesepakatan perdamaian itu dicapai melalui proses mediasi yang difasilitasi pihak kepolisian di Mabes Polri. Dalam proses tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk saling mencabut laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan.

Langkah tersebut sekaligus menutup dua perkara hukum yang sempat berjalan paralel dan memicu perdebatan luas di ruang digital.

Kasus ini bermula dari insiden di restoran Bibi Kelinci Kopitiam yang kemudian viral setelah potongan rekaman CCTV kejadian tersebar di media sosial. Video tersebut memicu gelombang reaksi warganet dan berkembang menjadi polemik nasional.

Pada tahap awal, Nabilah O’Brien melaporkan Zendhy Kusuma dan istrinya terkait dugaan pencurian makanan di restoran miliknya. Laporan tersebut kemudian menyeret kasus ke ranah hukum dan sempat memicu perdebatan publik terkait posisi pelanggan dan pemilik usaha.

Tidak berhenti di situ, Zendhy Kusuma juga melaporkan balik Nabilah O’Brien atas dugaan pencemaran nama baik melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Laporan itu berkaitan dengan penyebaran rekaman CCTV insiden restoran yang dinilai merugikan dirinya dan keluarga.

Situasi tersebut membuat konflik yang semula merupakan persoalan layanan antara pelanggan dan restoran berubah menjadi sengketa hukum yang kompleks dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Namun setelah melalui proses mediasi, kedua pihak akhirnya sepakat untuk mengakhiri konflik tersebut secara kekeluargaan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa pencabutan laporan dilakukan oleh para pelapor sebagai bagian dari hasil kesepakatan damai.

Dengan pencabutan laporan tersebut, perkara yang sempat menjadi perhatian publik itu tidak lagi berlanjut ke tahap proses pidana.

Nabilah O’Brien juga menyampaikan bahwa dirinya telah memaafkan Zendhy Kusuma dan istrinya serta memastikan persoalan hukum tersebut telah selesai.

“Saya maafin semuanya, saya udah bukan tersangka,” ujar Nabilah, dikutip minggu (08/03)

Selain mencabut laporan polisi, kedua pihak juga sepakat menghapus seluruh unggahan di media sosial yang berkaitan dengan konflik tersebut. Langkah ini diambil untuk meredam polemik yang sebelumnya berkembang luas di ruang digital.

Kesepakatan damai tersebut sekaligus menutup salah satu polemik viral yang sempat memicu perdebatan tajam di kalangan warganet.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana konflik yang berkembang dari ruang fisik dapat dengan cepat berubah menjadi penghakiman publik setelah beredar di media sosial.

Di sisi lain, penyelesaian melalui mediasi juga menunjukkan bahwa konflik yang telah memasuki ranah hukum tetap dapat diselesaikan melalui dialog dan kesepakatan damai antara para pihak.

Dengan berakhirnya perkara ini, polemik antara Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma yang sempat menjadi sorotan nasional kini resmi ditutup melalui jalur perdamaian. (RAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup