Halal Bi Halal Muslimat NU Tamalanrea Perkuat Silaturahmi dan Sinergi
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tamalanrea menggelar kegiatan Halal Bi Halal dalam momentum Idul Fitri 1447 Hijriah. Agenda ini berlangsung di Hotel Premier, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16 No. 88, Makassar, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Merefleksikan Diri, Mensucikan Hati Dalam Jalinan Silaturahmi Yang Bersinergi”, yang tidak hanya menitikberatkan pada tradisi pasca-Ramadan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi internal organisasi.
Ketua panitia pelaksana, Hj. Simbara, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat ukhuwah serta membangun sinergi antaranggota dan pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tamalanrea Andi Patiroi, SH, MH, DR Hj. Mardiyawati Yunus M.Ag selaku Sekretaris Muslimat NU Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pengurus Cabang yang di wakili Dra.Hj.Supiana, M.Pd.Si,Ph.D serta sekitar 52 orang pengurus dan anggota PAC Muslimat NU Kecamatan Tamalanrea. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan zikir bersama sebagai bentuk sujud syukur di bulan Syawal,” ujar Hj. Simbara.
Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Tamalanrea, Ir. Hj. Musdamulia Junaedi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kesinambungan komunikasi dan solidaritas dalam organisasi.
“Kami mengajak seluruh anggota untuk terus membangun silaturahmi dan memupuk kebersamaan dalam berorganisasi, khususnya di lingkungan Muslimat Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.
Dukungan pemerintah kecamatan turut mengemuka dalam kegiatan ini. Camat Tamalanrea Andi Patiroi menyampaikan pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting. Salah satu contoh sederhana adalah menjaga kebersihan di lingkungan kita masing-masing demi menciptakan kota yang nyaman dan sehat,” tuturnya.
Dalam sesi tausiyah, Al Ustadz Salahuddin Al Ayyubi menggarisbawahi substansi Halal Bi Halal sebagai momentum pemurnian diri pasca-Ramadan.
“Setelah Ramadan, kita kembali suci. Maka mari kita menjaga hati agar tetap bersih dengan saling memaafkan dan mempererat persaudaraan,” pesannya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Lebih dari sekadar seremonial, Halal Bi Halal ini menjadi titik penguatan peran Muslimat NU dalam dinamika sosial kemasyarakatan, khususnya di wilayah Tamalanrea. (AJI).

Tinggalkan Balasan