Pedagang Ikan Tembung Menangis, Lapak Dibobol, Polisi Diminta Bergerak Cepa
SUMUT, MATANUSANTARA -– Seorang pedagang ikan di kawasan Pajak Pasar 3 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi korban pencurian yang mengakibatkan dirinya kehilangan seluruh perlengkapan usaha.
Korban diketahui bernama Tantri Loko Sembiring (37). Ia mengalami kerugian setelah akuarium, meja, kursi, serta berbagai alat pendukung jualannya raib digondol pelaku.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Korban baru mengetahui kejadian itu setelah mendapat informasi dari rekannya melalui sambungan telepon WhatsApp.
Dari informasi yang diterima, pelaku diketahui beraksi saat kondisi sekitar sepi. Aksi pencurian itu bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) dan telah beredar luas di media sosial.
Tidak terima dengan kejadian tersebut, Tantri langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Medan Tembung.
Usai membuat laporan, Tantri menyampaikan kepada awak media pada Kamis, 9 April 2026, bahwa laporannya telah resmi diterima oleh pihak kepolisian.
“Saya sudah membuat laporan di SPKT Polsek Medan Tembung. Setelah melalui proses dengan penyidik, laporan saya diterima dengan nomor LP/B/449/2026/SPKT/Polsek Medan Tembung/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara,” ungkapnya.
Dengan penuh harap, Tantri meminta Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan bersama Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang dan jajaran segera menindaklanjuti laporannya.
“Tolong Pak Kapolsek segera tindaklanjuti laporan saya, saya sangat dirugikan dan saya tidak bisa lagi mencari nafkah untuk anak saya, saya janda anak satu pak menggantungkan biaya hidup dan biaya sekolah anak dari hasil jualan ikan,” tandas Tantri dengan berurai air mata.
Ia menegaskan bahwa keberadaan rekaman CCTV seharusnya dapat mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.
“Harapan besar saya, dengan bukti rekaman CCTV terduga pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia, agar saya bisa berjualan lagi seperti biasa,” imbuhnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video rekaman CCTV pelaku saat beraksi viral di media sosial. Masyarakat pun berharap aparat kepolisian segera bertindak cepat guna memberikan kepastian hukum bagi korban. (***)

Tinggalkan Balasan