MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Rotasi Strategis Kejati Sulsel, Tiga Kajari Baru Didorong Percepat Penegakan Hukum Berintegritas

Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon III di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, sebagai bagian dari penguatan kinerja penegakan hukum di daerah.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Langkah rotasi pejabat Eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari strategi institusional dalam mempercepat kinerja penegakan hukum di daerah.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel) Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, secara langsung memimpin upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang berlangsung khidmat di Baruga Adhyaksa Kantor Kejati Sulsel, Senin (27/4/2026).

Rotasi ini menjadi sinyal kuat adanya dorongan percepatan kinerja, khususnya dalam merespons dinamika perkara hukum yang semakin kompleks di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam pelantikan tersebut, tiga posisi strategis Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)resmi berganti:

  • Kajari Maros, I Ketut Sudiarta, menggantikan Febriyan M
  • Kajari Sinjai, Budiman, menggantikan Mohammad R. Bugis
  • Kajari Luwu Utara, Koko Erwinto Danarko, menggantikan Harwanto

Pergantian ini tidak hanya memindahkan jabatan, tetapi juga memindahkan tanggung jawab besar dalam menjaga marwah penegakan hukum di tingkat daerah.

Dalam arahannya, Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan bahwa setiap pejabat baru harus segera membaca peta persoalan hukum di wilayah masing-masing, sekaligus menjaga standar integritas yang tidak dapat ditawar.

“Para pejabat yang baru dilantik segera melakukan pemetaan terhadap tantangan di wilayah tugas masing-masing, serta senantiasa menjaga integritas dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat,” kata Didik Farkhan.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tantangan kejaksaan hari ini tidak hanya pada penanganan perkara, tetapi juga pada menjaga kepercayaan publik di tengah sorotan terhadap aparat penegak hukum.

Dengan latar belakang tersebut, rotasi ini diharapkan menjadi momentum akseleratif—bukan sekadar regenerasi untuk menghadirkan penegakan hukum yang tegas, adaptif, dan tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Prihatin, para Asisten di lingkungan Kejati Sulsel, serta para Kepala Kejaksaan Negeri dari berbagai wilayah.

Kehadiran Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Selatan bersama jajaran juga menegaskan dukungan moral terhadap kesinambungan tugas dan peran para pejabat yang dilantik.

Di akhir prosesi, Kajati Sulsel menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru, sekaligus apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan dalam menjaga stabilitas penegakan hukum di Sulawesi Selatan.

Rotasi ini pada akhirnya akan diuji oleh satu hal mendasar: sejauh mana para pejabat baru mampu menerjemahkan amanah jabatan menjadi kerja nyata yang terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini