MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Rutan Pangkep Perkuat Budaya Bersih, Lingkungan Kerja Jadi Sorotan Utama

Pegawai Rutan Kelas IIB Pangkep bersama peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan bergotong royong membersihkan area halaman dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan kondusif.

PANGKEP, MATANUSANTARA — Upaya membangun lingkungan kerja yang sehat dan tertib terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan yang digelar pada Sabtu (2 Mei 2026).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari strategi internal dalam menanamkan budaya disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan kerja di dalam institusi pemasyarakatan.

Fokus kegiatan diarahkan pada area halaman Rutan Pangkep, yang selama ini menjadi salah satu titik aktivitas utama. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyapuan hingga pengumpulan sampah di berbagai sudut area.

Kegiatan tersebut melibatkan pejabat struktural, staf, hingga peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan. Keterlibatan lintas unsur ini memperlihatkan adanya dorongan kolektif dalam membangun kesadaran bersama.

Suasana gotong royong tampak dominan selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta terlihat aktif mengambil peran tanpa sekat jabatan, mencerminkan pola kerja kolaboratif yang mulai dibangun di lingkungan Rutan.

Langkah ini dinilai penting, mengingat lingkungan kerja yang bersih tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas pelayanan.

Kepala Rutan Kelas IIB Pangkep, Rachmat Efendy, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai lebih dari sekadar menjaga kebersihan fisik.

“Kegiatan bersih-bersih ini bukan hanya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Rutan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan bagian dari sistem nilai yang ingin dibangun secara berkelanjutan di dalam institusi.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang untuk memahami pentingnya etos kerja yang tidak hanya berorientasi pada tugas administratif, tetapi juga pada kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dalam konteks yang lebih luas, langkah sederhana seperti bersih-bersih lingkungan dinilai mampu membentuk karakter disiplin dan rasa memiliki terhadap tempat kerja.

Rutan Pangkep tampaknya ingin menegaskan bahwa perubahan kultur kerja tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, tetapi dapat dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan seluruh aktivitas di dalam Rutan dapat berjalan lebih optimal dan minim gangguan.

Kondisi ini juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang sehat, tertib, dan kondusif bagi seluruh pihak yang berada di dalam lingkungan Rutan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini