Dari Blok ke Blok, Rutan Makassar Pastikan Warga Binaan Didengar dan Dilayani
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Rutan Kelas I Makassar tidak menunggu warga binaan menyampaikan kebutuhan dari balik meja pelayanan. Melalui program “Hadir, Mendengar, Melayani,” jajaran Rutan turun langsung dari blok ke blok hunian untuk mendengar aspirasi sekaligus memastikan pelayanan kepada warga binaan berjalan sebagaimana mestinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas menyambangi setiap blok hunian dan berinteraksi langsung dengan warga binaan. Berbagai kebutuhan dan aspirasi diserap untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Kehadiran petugas juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan hunian serta mengidentifikasi hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan dan administrasi warga binaan.
Dalam pendekatan tersebut, komunikasi menjadi bagian penting. Warga binaan diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan, sementara petugas dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi yang dihadapi di dalam blok hunian.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Makassar menegaskan bahwa pelayanan kepada warga binaan tidak semestinya hanya dilakukan melalui mekanisme administratif, tetapi juga membutuhkan kehadiran petugas di tengah mereka.
“Dengan hadir langsung, kita bisa mendengar dan memahami kebutuhan warga binaan dengan lebih dekat. Harapannya, setiap kebutuhan dapat ditindaklanjuti dan pelayanan semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, pola pelayanan dengan turun langsung tersebut diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih terbuka antara petugas dan warga binaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan dapat diketahui lebih cepat dan ditangani secara tepat.
Program “Hadir, Mendengar, Melayani” sekaligus menjadi bagian dari upaya Rutan Kelas I Makassar memperkuat pelayanan yang responsif dan humanis di lingkungan pemasyarakatan.
Dari blok ke blok, kehadiran petugas diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi menjadi ruang untuk mendengar, memahami, dan menindaklanjuti kebutuhan warga binaan.
Langkah tersebut juga diharapkan memperkuat suasana pembinaan yang kondusif serta memastikan pelayanan kepada warga binaan terus berjalan secara optimal. (***).

Tinggalkan Balasan