MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Polisi Bersama Masyarakat Menyasar Pasar, Polres Maros Perkuat Patroli dan Serap Keluhan Pedagang

Personel patroli Samapta Polres Maros berdialog dengan pedagang pasar dalam rangka implementasi program Polisi Bersama Masyarakat dan upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

MAROS, MATANUSANTARA — Keamanan pasar bukan hanya menyangkut kelancaran aktivitas jual beli, tetapi juga rasa aman masyarakat yang menggantungkan penghidupan di dalamnya. Dengan pendekatan tersebut, regu patroli Samapta Polres Maros menyambangi para pedagang untuk berdialog langsung sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program *Polisi Bersama Masyarakat*, yang menempatkan komunikasi langsung dengan warga sebagai salah satu pendekatan dalam pemeliharaan keamanan.

Di tengah aktivitas pasar yang melibatkan pedagang dan pembeli, kehadiran personel kepolisian dimanfaatkan untuk menyerap informasi, mendengarkan keluhan, serta menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

Dalam patroli tersebut, personel Samapta berdialog dengan pedagang mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan pasar. Pencurian, penipuan, dan berbagai gangguan keamanan lainnya menjadi hal yang perlu diwaspadai, terutama ketika aktivitas perdagangan berlangsung ramai dan perhatian pedagang terpusat pada transaksi.

Pendekatan dialogis juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai situasi keamanan di sekitarnya. Informasi dari pedagang dan warga dapat menjadi bahan bagi kepolisian untuk mengenali potensi kerawanan serta menentukan langkah pencegahan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kepada media, Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan langsung oleh warga. Kami juga mengajak para pedagang untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya,” ujar AKP Ahmad, Selasa (13/10/2026).

Pesan tersebut menekankan bahwa pemeliharaan kamtibmas membutuhkan komunikasi dua arah. Kepolisian tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga perlu membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Namun, efektivitas program tidak cukup diukur dari kehadiran personel di tengah aktivitas warga. Konsistensi patroli, respons terhadap informasi yang diterima, serta tindak lanjut atas persoalan yang disampaikan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan pendekatan tersebut memberikan manfaat nyata.

Bagi pedagang, keamanan merupakan salah satu faktor yang mendukung kelancaran kegiatan ekonomi sehari-hari. Lingkungan yang kondusif membantu mereka menjalankan aktivitas perdagangan dengan lebih tenang, sementara komunikasi yang baik dengan kepolisian dapat memperkuat kewaspadaan bersama terhadap potensi gangguan.

Polres Maros berharap patroli rutin dan dialog langsung dapat memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, kepolisian berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan warga, dengan pencegahan dan komunikasi sebagai bagian penting dari pemeliharaan kamtibmas.

Keberlanjutan upaya tersebut akan menjadi faktor penentu agar kehadiran polisi tidak hanya terlihat saat patroli berlangsung, tetapi juga dirasakan melalui respons dan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan bantuan. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini