MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Tarungku Coffee Rutan Makassar, Meracik Keterampilan dan Menumbuhkan Harapan Warga Binaan

Warga binaan Rutan Kelas I Makassar mengembangkan keterampilan meracik kopi melalui program pembinaan kemandirian Tarungku Coffee.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Secangkir kopi bukan sekadar minuman, tetapi juga dapat menjadi awal dari sebuah harapan. Melalui Tarungku Coffee, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menghadirkan ruang pembinaan kemandirian yang membuka kesempatan bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus mengenal dunia usaha.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tarungku Coffee menjadi salah satu program pembinaan produktif yang memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam mengelola usaha di bidang kuliner, khususnya minuman kopi.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dilibatkan pada berbagai tahapan operasional, mulai dari meracik minuman, menyiapkan pesanan, hingga memberikan pelayanan kepada pelanggan. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Kepada media, Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Makassar, Yohanes Dias Sanyoto, menyampaikan bahwa Tarungku Coffee bukan sekadar wadah usaha, melainkan bagian dari strategi pembinaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai guna setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Menurutnya, pembinaan kemandirian harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, berkreasi, serta mengembangkan potensi diri.

Pendekatan tersebut menjadi penting agar masa pembinaan tidak hanya diisi dengan rutinitas, tetapi juga menghasilkan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan lebih mandiri.

Kehadiran Tarungku Coffee sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat dikembangkan melalui aktivitas produktif dan berorientasi pada pemberdayaan.

Di balik setiap racikan kopi, tersimpan proses belajar, semangat perubahan, dan harapan untuk menata masa depan. Tarungku Coffee menjadi salah satu ruang bagi warga binaan Rutan Makassar untuk membuktikan bahwa kesempatan berkarya tetap terbuka, bahkan ketika mereka sedang menjalani masa pembinaan. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini