Bukan Sekadar Seremonial! Polres Luwu Bangun Kedekatan Warga Lewat Jumling
LUWU, MATANUSANTARA — Membangun kepercayaan publik tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Kehadiran, komunikasi, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis. Prinsip tersebut terus diperkuat Polres Luwu melalui program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Ikhwan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, S.H., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Luwu tersebut menjadi salah satu langkah membangun ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jumat Keliling merupakan bagian dari Program Quick Wins Prioritas 100 Hari Kerja Kapolri. Program ini diarahkan untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan keagamaan, komunikasi sosial, serta interaksi langsung dengan warga.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Luwu turut menyampaikan pesan Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., mengenai pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolres menekankan agar seluruh personel senantiasa menjaga kedekatan dengan warga, mengedepankan pelayanan humanis, serta membangun komunikasi dan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak semata-mata diukur dari tindakan penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran, perlindungan, pelayanan, dan manfaat nyata dari institusi Polri.
Melalui Wakapolres, Kapolres Luwu juga berharap kepolisian dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, hubungan antara Polri dan warga tidak hanya terbangun ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi tumbuh melalui komunikasi dan interaksi yang berkelanjutan.
Pendekatan seperti ini memiliki arti penting dalam membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Polres Luwu pun terus mendorong penguatan sinergi tersebut demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah Kabupaten Luwu.
Pada akhirnya, kedekatan Polri dengan masyarakat tidak cukup diukur dari seberapa sering personel hadir di tengah warga, tetapi juga dari seberapa besar kehadiran tersebut mampu membangun kepercayaan dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (***).

Tinggalkan Balasan