ASN Sulsel Dapat Pembekalan Strategis di Ramadhan Leadership Camp 2026
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Dalam upaya penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel hadir memberikan pembekalan dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026. Retreat ini digelar Selasa (24/2/2026) pagi di Asrama Haji Sudiang, Makassar, dan diikuti 938 ASN Pemprov Sulsel.
Acara tersebut menghadirkan ceramah panel bertema “Good Governance Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah”, dengan empat narasumber utama: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, dan Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri.
Pada kesempatan itu, Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan menekankan pentingnya sistem tata kelola birokrasi yang kuat.
“Saya yakin moral manusia itu bisa berubah, makanya perlu sistem yang baik. Pertama yang harus dibangun adalah sistem, bukan sekadar moral. Memperbaiki sistem akan melahirkan transparansi, efektivitas, akuntabilitas, dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Sebagai contoh nyata, Dr. Didik Farkhan membagikan inovasi pelayanan tilang Si Anti Ribet saat menjabat Kajari Surabaya. Layanan ini memungkinkan pelanggar lalu lintas mengurus denda tilang melalui pesan singkat, dengan dokumen tilang yang diantarkan kurir ojek ke rumah pelanggar.
“Inovasi pelayanan tilang ini terbukti memangkas birokrasi yang rumit sekaligus sukses meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tanpa adanya celah kebocoran anggaran,” tambahnya.
Sementara Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menekankan kemitraan strategis antara legislatif dan eksekutif untuk kesejahteraan rakyat.
“Kami ingin kepentingan masyarakat yang kami wakili bisa benar-benar diperhatikan dan direalisasikan oleh pemerintah daerah, terutama yang berasal dari hasil reses dan pokok-pokok pikiran (pokir) dewan,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri memaparkan komitmen Polri dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik agar kondusif, sedangkan Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyoroti peran militer dalam pemerataan pembangunan dan penguatan kesadaran bela negara.
“Tentara hadir untuk berbagi peran dalam pemerataan pembangunan. Saat ini, terdapat 337 titik di wilayah Sulsel yang masih sangat membutuhkan infrastruktur pembangunan jembatan,” jelas Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 diharapkan memperkuat sinergi, memberikan pencerahan, dan memotivasi ASN Pemprov Sulsel untuk terus berinovasi, mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat.(RAM).

Tinggalkan Balasan