Hari Kelima Pencarian Korban lansia Tenggelam, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran di Empat Sektor
GOWA, MATANUSANTARA – Memasuki hari kelima, upaya pencarian lansia korban hilang akibat terseret arus. Tim SAR gabungan terus bekerja di tengah kondisi derasnya aliran sungai dan intensitas hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut. Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin (9/3/2026).
Korban diketahui bernama Dg Patiha (70), seorang perempuan warga Dusun Lemoa. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, korban terakhir terlihat pada Rabu (4/3) sekitar pukul 07.00 WITA saat berangkat menuju sawah. Namun hingga sore hari sekitar pukul 15.00 WITA, korban tidak kembali ke rumah sehingga keluarga melakukan pencarian.
Pendaftaran Polri Terpadu 2026 Resmi Dibuka, Polres Maros Ajak Generasi Muda Mendaftar
Saat dilakukan penyisiran di sekitar area sawah, warga menemukan barang milik korban di tepi Sungai Bilareng. Pada saat itu kondisi air sungai sedang meningkat akibat hujan sehingga korban diduga terseret arus.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan bahwa tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan membagi area operasi menjadi beberapa sektor.
Patroli Subuh Polsek Tamalate, Cegah Aksi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas di Bulan Suci
“Memasuki hari kelima operasi SAR, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi empat Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing SRU melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bilareng baik melalui penyelaman maupun penyisiran darat di sisi kiri dan kanan sungai,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, SRU 1 melakukan penyelaman di beberapa titik yang dicurigai di Sungai Bilareng. Sementara SRU 2 melakukan penyisiran berjalan kaki dari lokasi kejadian sejauh 3 kilometer menuju Air Terjun Bantimurung.
Perkuat Pembinaan Kerohanian WBP, Lapas Sungguminasa Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Gowa
SRU 3 melanjutkan penyisiran dari Air Terjun Bantimurung sejauh 4 kilometer hingga Jembatan Datara, dan SRU 4 melakukan penyisiran dari Jembatan Datara sejauh tiga kilometer menuju Dusun Bangkeng Tabbing.
Arif menambahkan bahwa kondisi cuaca di lokasi operasi pada hari ini terpantau berawan dengan suhu berkisar antara 19 hingga 30 derajat Celsius.
Perkuat Pembinaan Kerohanian WBP, Lapas Sungguminasa Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Gowa
“Kami berharap upaya pencarian yang dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan dapat segera menemukan korban. Kami juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap berhati-hati, terutama saat kondisi debit air meningkat,” tambahnya.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Makassar, BPBD Gowa, MRB, FPL Lompobattang, unsur TNI dari Koramil setempat, Polsek Bongaya, Unhas dan UNM, serta masyarakat setempat.


Tinggalkan Balasan