Hujan Lebat Sepekan Melanda Makassar, Banjir di Sejumlah Kecamatan
MAKASSAR, MATANUSANTARA – Intensitas hujan yang sangat tinggi mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan yang berada di kota Makassar, Sulsel hingga menutupi sebagian ruas jalan raya di andi pangeran pettarani, Rabu (25/2/2026).
tim SAR gabungan melaksanakan operasi evakuasi di sejumlah titik permukiman warga yang terdampak banjir di Kota Makassar dan sekitarnya. Intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya sungai yang berada di sekitar kota makassar menyebabkan beberapa kawasan terendam dengan ketinggian air berbeda-beda.
Khatam 30 Juz Tiap Malam, WBP Rutan Pangkep Maksimalkan Ramadan Untuk Transformasi Diri
Fokus utama operasi berada di Kecamatan Manggala yang terbagi dalam dua titik, yakni Blok 10 dan Blok 8. Di lokasi ini, tim mengevakuasi sejumlah warga, termasuk lansia dan kelompok rentan lainnya yang terdampak genangan cukup tinggi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendata sebanyak 545 warga mengungsi di enam titik lokasi pengungsian saat terjadi banjir akibat cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.
Ramadan Jadi Titik Balik, WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Didorong Berbenah Diri
Selain itu, evakuasi juga dilakukan di kawasan Perumahan BTN Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kota Makassar yang terbagi menjadi tiga titik terdampak banjir. Tim menyisir setiap titik untuk memastikan tidak ada warga yang membutuhkan pertolongan terlewatkan.
Operasi SAR juga diperluas ke wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros, yang turut mengalami dampak banjir akibat tingginya curah hujan. Secara keseluruhan, terdapat tiga wilayah utama dengan total enam titik lokasi banjir yang menjadi fokus penanganan hari ini.
Evakuasi dilakukan dengan mengutamakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil guna memastikan keselamatan mereka di tengah kondisi banjir yang masih merendam kawasan permukiman.
Safari Tarawih Tamalate Konsolidasi Keamanan dan Program Jagai Anakta
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa seluruh personel dan peralatan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi.
“Kami telah membagi tim ke dalam beberapa sektor agar penanganan bisa lebih cepat dan efektif. Fokus utama kami adalah mengevakuasi kelompok rentan. Seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya untuk memastikan keselamatan warga terdampak banjir,” ujar Muhammad Arif.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa terdapat beberapa titik yang terdampak cukup parah pada tahun 2026 ini.
Tarawih Diguyur Hujan, Polisi Maros Tetap Siaga Amankan Jemaah
“Ada beberapa titik yang memang terdampak banjir cukup parah saat ini. Kami juga terus mengupayakan koordinasi dengan pemerintah setempat agar dapat membantu melakukan pendekatan kepada masyarakat, karena masih ada warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing dan belum ingin dievakuasi,” jelas Andi sultan
Tim SAR gabungan terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga demi keselamatan bersama, sembari memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar di seluruh titik operasi.
(Ramadhan)


Tinggalkan Balasan