MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Kakanwil Cup II Jadi Ujian Soliditas Petugas, Lapas Maros Tunjukkan Kinerja

Petugas Lapas Maros bertanding dalam ajang Kakanwil Cup II di Palopo.

MAROS, MATANUSANTARA — Di tengah tuntutan peningkatan disiplin dan profesionalisme di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros memanfaatkan ajang Kakanwil Cup II bukan sekadar kompetisi, melainkan sebagai ruang uji soliditas dan kesiapan mental petugas.

Kegiatan yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kanwil Ditjenpas Sulsel) pada 10–11 April 2026 di WBA Arena Mini Soccer, Kota Palopo ini menghadirkan partisipasi aktif dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan.

Kepala Kanwil (Kakanwil) Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, dalam pembukaan menegaskan bahwa olahraga harus dimaknai lebih dari sekadar aktivitas fisik. Ia menyoroti pentingnya membangun budaya kerja kolektif di tengah kompleksitas tantangan pemasyarakatan.

“Kegiatan olahraga menjadi sarana penting untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kesehatan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya dikutip media ini, Jumat (10/04/2026)

Bagi Lapas Maros, keikutsertaan dalam ajang ini mencerminkan strategi pembinaan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga menyasar aspek kekompakan tim, respons cepat, serta koordinasi lapangan kompetensi yang krusial dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Tim yang diturunkan merupakan representasi petugas yang telah melalui persiapan, baik secara fisik maupun mental. Di lapangan, mereka menunjukkan determinasi tinggi, disiplin permainan, serta komitmen terhadap prinsip fair play.

Namun lebih dari itu, Kakanwil Cup II menjadi medium untuk menguji sejauh mana nilai kebersamaan dapat diterjemahkan dalam praktik nyata. Dalam konteks pemasyarakatan, soliditas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan lembaga.

Sementara, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Maros, Ali Imran, menegaskan bahwa momentum ini memiliki implikasi strategis terhadap kinerja organisasi.

“Kakanwil Cup II ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan soliditas, serta menjaga kebugaran seluruh petugas pemasyarakatan,” ujarnya.

Ajang ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan pembinaan SDM berbasis kebersamaan dan sportivitas dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat integritas internal. Di tengah sorotan publik terhadap kinerja lembaga pemasyarakatan, konsistensi dalam membangun sinergi antarpersonel menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

Melalui partisipasi ini, Lapas Maros menegaskan posisinya tidak hanya sebagai institusi pelaksana teknis, tetapi juga sebagai entitas yang terus berupaya beradaptasi, memperkuat internal, dan menjawab ekspektasi publik terhadap sistem pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini