Kapolda Sulsel Rotasi Dua Direktorat Strategis, Sinyal Penguatan Penegakan Hukum
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Rotasi dua jabatan strategis di tubuh Polda Sulawesi Selatan menjadi penanda konsolidasi internal jajaran reserse. Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) dan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) di Lobby Lantai 1 Mapolda Sulsel, Jumat (20/02/2026).
Berdasarkan pantauan awak media melalui media sosial resmi polda sulsel, Upacara tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Upi Djuhandhani, Wakapolda Sulsel Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama, serta para Kapolres jajaran. Kehadiran penuh struktur komando menunjukkan pentingnya momentum ini dalam penguatan lini penegakan hukum.
Sementara keterangan unggahan, Kapolda Sulsel dalam amanatnya menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan dinamika organisasi yang terukur, bukan sekadar formalitas administratif. Rotasi dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran struktural guna memastikan respons cepat terhadap dinamika tindak pidana khusus dan peredaran narkotika yang terus berkembang.
Fakta Kematian Bripda DP Perlahan Terungkap, Dugaan Kekerasan di Mapolda Sulsel
Jabatan Dirreskrimsus yang sebelumnya diemban Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K., kini diserahkan kepada Kombes Pol. Dr. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K., M.H. Dedi Supriyadi mendapat penugasan baru sebagai Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri. Sementara Andri Ananta Yudhistira sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri dalam rangka Dikbangti T.A. 2025.
Sedangkan posisi Dirresnarkoba yang sebelumnya dijabat Kombes Pol. M. Eka Fathurrahman, S.H., S.I.K., kini diisi Kombes Pol. Sugeng Sudarso, S.I.K., S.H., M.M. Eka Fathurrahman dipromosikan sebagai Kabagbin PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri, sementara Sugeng sebelumnya bertugas di Dittipideksus Bareskrim Polri.
Anak Eks Pasien Klaim Beli 60 Botol Air, Prakti Dugaan Bisnis Berkedok Pengobatan Menguak
Pergantian pada dua direktorat ini dinilai strategis. Dirreskrimsus memegang peran sentral dalam penanganan tindak pidana korupsi, ekonomi khusus, dan kejahatan siber, sementara Dirresnarkoba menjadi garda terdepan dalam pemberantasan jaringan narkotika lintas wilayah.
Kapolda menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas kontribusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di Sulawesi Selatan. Ia juga menekankan pentingnya integritas, percepatan penanganan perkara, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.
Rotasi ini menjadi sinyal bahwa Polda Sulsel tengah melakukan penajaman strategi penegakan hukum, khususnya pada sektor kejahatan khusus dan narkotika yang berdampak luas terhadap stabilitas daerah. (RAM)

Tinggalkan Balasan