MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Kematian Bripda DP Meledak, Kakek Nyaris Ngamuk Desak Transparansi Total

Keluarga almarhum Bripda DP menunggu hasil autopsi di RS Bhayangkara Makassar, Senin malam, setelah muncul dugaan kekerasan di lingkungan internal Mapolda Sulsel.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Ledakan emosi pecah di ruang post mortem Dokpol Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dikawasan RS Bhayangkara Makassar, Senin (23/2/2026) pukul 23.56 WITA. Seorang pria paruh baya yang diduga kakek almarhum Bripda DP (19) nyaris mengamuk.

Suaranya meninggi. Tangannya mengepal. Ia menuntut keadilan atas kematian cucunya yang terjadi di dalam institusi penegak hukum, tepatnya di lingkungan Polda Sulsel.

Fakta Kematian Bripda DP Perlahan Terungkap, Dugaan Kekerasan di Mapolda Sulsel

Pantauan di lokasi, kedua orang tua korban bersama keluarga besar telah menunggu berjam-jam hasil autopsi. Ketegangan meningkat ketika isu dugaan penganiayaan oleh senior internal mencuat ke publik. Narasi itu beredar cepat, menambah beban psikologis keluarga.

Pria paruh baya tersebut sempat memberontak saat keluarga almarhum menenangkan sebelum akhirnya diamankan petugas yang berjaga.

Setelah ditenangkan, ia kembali bersuara tegas: peristiwa ini harus diusut tuntas dan siapa pun yang terlibat wajib diproses hukum seadil-adilnya.

Fakta Kematian Bripda DP Perlahan Terungkap, Dugaan Kekerasan di Mapolda Sulsel

Sebelumnya, Kabid Propam Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Zulhan Efendy, membenarkan adanya dugaan tindak kekerasan yang dialami korban di area mes anggota Sabhara, tepatnya di atas kantor Sabhara dalam kompleks Mapolda Sulsel.

Korban awalnya dilarikan ke RSUD Daya pada Minggu pagi. Namun nyawanya tidak tertolong. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dipindahkan ke RS Bhayangkara Makassar guna pemeriksaan forensik lanjutan.

“Meninggal di Rumah Sakit Daya, Setelah dapat info kita geser ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk memastikan kematiannya,” katanya kepada awak media, Minggu (22/02/2026).

Fakta Kematian Bripda DP Perlahan Terungkap, Dugaan Kekerasan di Mapolda Sulsel

Fakta perlahan terungkap salah satunya dugaan kekerasan terjadi di ruang mes anggota tepatnys di atas kantor Sabhara dalam lingkup Mapolda Sulsel.

“kan mes-nya mereka diatas kantor Sabhara” jelas Kombes Pol Zulham.

Kombes Pos Zulham menegaskan kasus kematian Bripda DP belum bisa dipastikan lantaran tim Propam Polda Sulsel saat ini sedang menyelidiki secara intensif.

Untuk saat ini, menurut informasi sudah Enam anggota polisi telah diperiksa, baik sebagai saksi maupun pihak yang diduga terlibat.

“Masih dalam pengusutan untuk menyimpulkan kami belum bisa karena tim masih bekerja semua” tandas Kombes Pol Zulham. (RAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini