MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Liburan Berujung Petaka, Sepasang Kekasih Tewas Terseret Arus Sungai Kalimborang Maros

Tim evakuasi melakukan pencarian korban di Sungai Kalimborang, Maros.

MAROS, MATANUSANTARA — Niat menghabiskan akhir pekan dengan berlibur berubah menjadi tragedi. Sepasang mahasiswa, Fajrin (20) dan Nur Aziza (20), tewas setelah terseret arus deras di Sungai Kalimborang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (29/3/2026).

Peristiwa tragis ini bermula saat rombongan tujuh wisatawan muda yang merupakan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar berkunjung ke lokasi tersebut. Sebelum kejadian, suasana masih tampak normal, bahkan rekan korban sempat mengabadikan momen dua sejoli itu di sebuah jembatan menuju area permandian.

Namun situasi berubah drastis ketika rombongan nekat menyeberangi sungai menggunakan seutas tali yang dibentangkan. Saat berada di tengah aliran, kondisi air tiba-tiba berubah. Debit meningkat tajam dan air menjadi keruh akibat kiriman dari hulu.

Arus deras yang datang secara mendadak menyeret empat orang yang berada di tengah sungai. Dua di antaranya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Sementara Fajrin dan Nur Aziza tidak mampu melawan kuatnya arus dan akhirnya hanyut.

Kapolsek Tompobulu, AKP Awal, mengungkapkan bahwa perubahan kondisi alam terjadi sangat cepat dan sulit diprediksi.

“Saat mereka mencoba menyeberang, kondisi alam berubah sangat cepat. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak memaksakan diri beraktivitas di sungai jika kondisi cuaca di hulu terlihat mendung,” kata AKP Awal.

Petugas juga menegaskan bahwa lokasi kejadian bukan merupakan kawasan wisata resmi yang direkomendasikan. Minimnya pengamanan serta potensi bahaya alam menjadi faktor risiko tinggi bagi pengunjung.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa aktivitas wisata alam, khususnya di kawasan sungai dan pegunungan, memerlukan kewaspadaan tinggi serta pertimbangan kondisi cuaca dan lingkungan secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini