MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia, Uji Komitmen Solidaritas dan Transparansi Publik

Prosesi pengukuhan pengurus DPP BARA HATI Indonesia di Aula Siantar Hotel.

PEMATANG SIANTAR, MATANUSANTARA — Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BARA HATI Indonesia di Aula Siantar Hotel tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi titik awal pengujian komitmen terhadap solidaritas internal dan transparansi kepada publik.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menandai penguatan struktur organisasi sekaligus konsolidasi awal dalam menjalankan roda kepemimpinan yang diharapkan profesional dan akuntabel.

Dalam susunan yang dikukuhkan, Sakti Sihombing dipercaya sebagai Dewan Pembina, dengan Thomas Situmorang dan Sulaiman Sinaga mengisi posisi Dewan Penasehat. Kehadiran figur-figur ini diproyeksikan menjadi penentu arah strategis organisasi di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Untuk struktur inti, Rikkot Damanik ditetapkan sebagai Ketua Umum, didampingi Wakil Ketua Umum Pahala Sihombing dan Nelson Damanik. Posisi Sekretaris Umum diemban Hunter D. Samosir, sementara Bendahara Umum dipercayakan kepada Ricardo Nainggolan.

Di sektor teknis, pembagian peran dilakukan secara spesifik. Jhon Sitepu mengisi Kepala Bidang Humas dan Publikasi. Bidang Hukum dan Advokasi diperkuat oleh Pondang Hasibuan, SH, MH; Erni Juniaru Harefa, SH, MH; serta Ruth Angelia Gusar, SH, MH yang bertanggung jawab menjaga aspek legalitas dan advokasi organisasi.

Bidang Pendidikan dan SDM dipimpin Ummi Kalsum Siahaan, sementara Juli Efendi Sinaga menangani Perkebunan dan Ketahanan Pangan. Pada sektor ekonomi, Irmayani dan Munir Purba mengisi Bidang UMKM, sedangkan Isnani memimpin Bidang Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan.

Untuk aspek sosial, Dennis Linardi Tampubolon bersama Manangkas Sigiro bertanggung jawab di Bidang Sosial dan Kemanusiaan. Bidang Hubungan Antar Lembaga diisi Sam Hadi Purba dan Abdul Makmur Siregar, sementara Polin Desino Sihite memimpin Bidang Organisasi dan Keanggotaan.

Struktur ini dilengkapi dengan pembentukan satuan tugas (Satgas) yang dikoordinatori Ramlan Sirait, bersama Hendrik Yuni Frans dan Sihol Parlindungan Sitorus sebagai ujung tombak kegiatan lapangan.

Ketua Umum Rikkot Damanik dalam sambutannya menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, tetapi pada integritas dan konsistensi kerja seluruh pengurus.

“Kami berharap seluruh pengurus BARA HATI Indonesia dapat bekerja secara solid, kompak, dan menjunjung tinggi transparansi. Kekuatan organisasi ini terletak pada kebersamaan dan integritas dalam menjalankan program kerja demi kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Namun demikian, pengukuhan ini juga membuka ruang evaluasi publik. Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap organisasi kemasyarakatan untuk lebih transparan dan berdampak nyata, BARA HATI Indonesia dihadapkan pada tantangan: membuktikan bahwa struktur yang terbentuk tidak berhenti pada formalitas, tetapi mampu bekerja dan memberi kontribusi konkret.

Dengan demikian, pengukuhan DPP ini bukan sekadar legitimasi organisasi, melainkan awal dari pengujian sejauh mana komitmen solidaritas dan transparansi benar-benar dijalankan secara konsisten di lapangan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini