MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Puluhan Pegawai Lapas Cipinang Terima Kenaikan Pangkat, Bukti Integritas dan Merit

Lapas Cipinang, Kenaikan Pangkat, Meritokrasi, Integritas, Reformasi Birokrasi, ASN Pemasyarakatan, SDM Unggul, Pelayanan PRIMA, Profesional, Akuntabel

JAKARTA, MATANUSANTARA Sebanyak 21 pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menerima kenaikan pangkat dalam upacara khidmat yang digelar di Aula Gedung II, Senin (23/2). Momentum ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan simbol nyata reformasi birokrasi berbasis merit dan integritas, sekaligus penguatan profesionalisme aparatur pemasyarakatan.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa kenaikan pangkat menandai amanah sekaligus tanggung jawab yang lebih besar.

“Setiap ASN pemasyarakatan harus menjadi motor penggerak kerja nyata Pelayanan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel). Kenaikan pangkat bukan hadiah, tetapi panggilan untuk bekerja lebih disiplin, lebih profesional, dan berintegritas,” tegasnya di hadapan seluruh pegawai.

Seluruh proses kenaikan pangkat dilakukan dengan sistem merit yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi hingga ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN. Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, menyebutkan.

“Pegawai yang menerima kenaikan pangkat ini sebagian memperoleh percepatan melalui mekanisme Penyesuaian Ijazah, meraih gelar sarjana strata satu, dan lulus ujian dinas. Mereka menunjukkan kinerja nyata dan komitmen penuh terhadap pelayanan publik.” ujarnya

Momen itu juga diwarnai kegembiraan dan motivasi dari para pegawai. Rosi Septiani, salah satu penerima kenaikan pangkat, mengungkapkan, “Ini menjadi dorongan untuk memberikan kontribusi maksimal. Setiap tugas harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas, karena amanah ini bukan sekadar gelar atau pangkat, tapi tanggung jawab moral.”

Upacara tersebut menegaskan komitmen Lapas Cipinang membangun SDM unggul, berintegritas, dan berorientasi pada kerja nyata. Kenaikan pangkat ini menjadi simbol penguatan budaya birokrasi yang bersih, humanis, dan akuntabel, sebagai wujud nyata reformasi pemasyarakatan yang melayani masyarakat dengan profesional. (RAGIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini