MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Regenerasi Perkuat Kinerja Logistik Polri, Upacara Penyerahan Jabatan Karolog Polda Sulsel

Kapolda Sulsel memimpin langsung upacara sertijab Karolog di Mapolda Sulsel. (Dok/Spesial/PoldaSulsel 01-04-2026).

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Dinamika internal Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali bergerak melalui prosesi penyerahan jabatan strategis di lingkup biro logistik. Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro memimpin langsung upacara serah terima jabatan Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Sulsel yang berlangsung di Lobi Mapolda Sulsel, Rabu 01 April 2026.

Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama. Prosesi berjalan dalam suasana formal dan penuh penghormatan, menandai transisi kepemimpinan yang merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi Polri.

Penyerahan jabatan ini beriringan dengan purna tugas Kombes Pol. Abi Darrin, S.H., M.H., setelah menuntaskan pengabdiannya. Dalam struktur kepolisian, posisi Karolog memiliki signifikansi strategis karena berkaitan langsung dengan pengelolaan sarana, prasarana, dan dukungan operasional yang menopang fungsi penegakan hukum.

Secara institusional, rotasi jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan mekanisme konsolidasi organisasi untuk memastikan kesinambungan kebijakan, efisiensi sumber daya, serta akselerasi kinerja berbasis kebutuhan aktual di lapangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa setiap jabatan adalah mandat organisasi yang menuntut integritas, akuntabilitas, dan loyalitas tinggi dari pejabat yang mengembannya.

“Terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Kombes Pol. Abi Darrin atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Semoga segala amal bakti menjadi ladang ibadah dan memberikan manfaat bagi institusi Polri serta masyarakat,” ujar Kapolda.

Pernyataan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi personal, tetapi juga mencerminkan kultur organisasi Polri yang menempatkan pengabdian sebagai nilai utama dalam setiap jenjang karier.

Lebih jauh, sektor logistik dalam tubuh Polri memegang peran krusial yang kerap luput dari sorotan publik. Padahal, kualitas distribusi perlengkapan, pengadaan barang, hingga manajemen aset sangat menentukan efektivitas operasi kepolisian, baik dalam konteks preventif maupun represif.

Momentum sertijab ini sekaligus menjadi titik evaluasi terhadap tata kelola logistik yang dituntut semakin transparan dan akuntabel, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan penguatan prinsip good governance di institusi Polri.

Regenerasi kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih adaptif, terutama dalam menjawab tantangan modernisasi sistem logistik berbasis teknologi dan pengawasan yang lebih ketat.

Dengan demikian, pergantian jabatan tidak hanya dimaknai sebagai akhir dari satu masa pengabdian, tetapi juga sebagai awal dari fase baru dalam memperkuat profesionalisme, efektivitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini