MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Seorang Lurah di Pemalang Bantah Soal Surat Edaran “THR” Idul Fitri ke Pengusaha

 

PEMALANG, MATANUSANTARA – Selembar surat edaran yang dikeluarkan oleh salah satu lurah di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, mendadak viral. Pasalnya, surat itu berisi narasi permintaan bingkisan atau tunjangan hari raya (THR) jelang Idul Fitri 1447 hijriah ke para pengusaha.

Meski viral di jagat sosial dan aplikasi perpesanan WhatsApp sejak Rabu (23/2) malam Kemarin, surat itu dikeluarkan pada Rabu (23/2).

Permintaan bingkisan ditujukan kepada Pengusaha dan Pelaku usaha maju di wilayah Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang, Adapun Bingkisan Lebaran yang diminta secara sukarela tersebut akan diberikan kepada 27 Pegawai kelurahan dan 17 Pengurus PKK.

Kapolsek Tamalate dan Camat Tamalate Kontrol Ronda, Perkuat Kamtibmas 

Dalam surat bantuan Pemberian Bingkisan yang beredar tersebut ditanda tangani pula oleh Lurah Mulyoharjo bernama Sigit Dwi Pamungkas,serta berstempel resmi Kelurahan Mulyoharjo.

Saat dikonfirmasi, Lurah Mulyoharjo Sigit mengakui telah membuat surat tersebut, akan tetapi ditujukan bukan ke para pengusaha atau pelaku usaha di wilayahnya.

Bangun Sinergi Alumni, Ikamansa Rancang Agenda Kontributif untuk Sekolah dan Aceh

“Surat tertanggal 23 Pebruari kemarin,berisi Pengajuan bantuan kepada Baznas bukan Kepada Para pelaku usaha atau pengusaha lainnya,dan Kemarin tanggal 25 Pebruari 2026 kami telah menariknya kembali,”jelasnya pada Jumat (27/2 ).

Saat ditemui Wartawan, bahkan dirinya menunjukan surat pernyataan yang berisi permintaan maaf, karena sempat menjadi ketidak nyamanan Publik, berikut isi surat pernyataan Sigit.

Kami ingin menyampaikan klarifikasi terkait surat yang saat ini sedang ramai diperbincangkan mengenai permintaan bingkisan Lebaran kepada BAZNAS

Perlu kami jelaskan bahwa surat tersebut bukan ditujukan kepada masyarakat. Surat itu merupakan bagian dari komunikasi internal kelembagaan. Namun karena sudah beredar luas dan menimbulkan berbagai persepsi, maka surat tersebut sudah kami tarik kembali.

“Kami tegaskan, tidak ada permintaan bingkisan ataupun bantuan kepada masyarakat. Kami memahami betul, bahwa tugas kami adalah melayani, bukan membebani,”katanya.

Kediaman Dg Tika: Polisi Temukan Sabu 150 Gram, Irfan Sebut Diperoleh Dari Warga Kota Daeng

Jika dalam proses administrasi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan atau kesalahpahaman, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya Dan Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan lebih hati-hati dan bijak dalam setiap komunikasi

“Terima kasih atas perhatian dan masukan dari seluruh masyarakat. Mari kita tetap menjaga suasana yang kondusif dan saling mendukung dalam semangat Kebersamaan,”ujarnya.

Hak WBP Terpenuhi, Rutan Makassar Tegakkan Standar Layanan Profesional

Terpisah, Camat Pemalang Prasetyo saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, tidak membantah adanya surat dari salah satu kelurahan di wlayahnya. Pihaknya sudah meminta agar surat tersebut untuk ditarik dari peredaran.

“Sudah kami minta surat itu untuk ditarik kembali ,” Jawabnya singkat. (Ragil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup