MAKASSAR, MATANUSANTARA – Aksi pengisian BBM jenis solar subsidi menggunakan mobil boks modifikasi alias “mobil siluman” viral di media sosial, Rabu (12/03/2026). Video berdurasi singkat ini memperlihatkan pengisian solar subsidi secara terang-terangan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, tepat di depan gedung Coca-Cola, dengan nomor registrasi 73.902.01.
Dalam video, supir mobil siluman membuka pintu boks yang menampakkan tangki berkapasitas sekitar 5 ton. Ia juga terlihat memotret meteran SPBU, yang memunculkan dugaan adanya pengaturan internal untuk memuluskan aksi pengisian ilegal ini.
Hasil penelusuran tim Matanusantara.co.id menunjukkan mobil boks tersebut diduga milik internal SPBU berinisial A. Sumber internal menyebut aksi semacam ini bisa terjadi karena lemahnya pengawasan internal dan mekanisme distribusi solar subsidi yang rawan disalahgunakan.
Manajer SPBU yang diketahui bernama Andi, belia yang dihubungi melalui via pesan singkat dan panggilan whatsaap belum memberikan respons saat.
Dugaan keterlibatan internal menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan BBM subsidi di Makassar, yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor transportasi dan usaha tertentu.
Fenomena ini menjadi sorotan publik karena potensi kerugian negara dari penyaluran solar subsidi ilegal bisa mencapai ratusan juta rupiah per SPBU jika terjadi berulang.
Pengguna media sosial ramai mengkritik minimnya kontrol dan menuntut aparat penegak hukum melakukan investigasi lebih lanjut.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak SPBU.
(RAM).
