Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Pasien RSUD Lanto DG Pasewang Keluhkan Pelayanan Buruk dan Dugaan Diskriminasi – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Pasien RSUD Lanto DG Pasewang Keluhkan Pelayanan Buruk dan Dugaan Diskriminasi

(Dok/Google) Ibu Dewi, pasien RSUD Lanto DG Pasewang, menceritakan pengalamannya mendapatkan pelayanan yang dianggap kurang profesional dari oknum perawat, Minggu (14/9/2025).

JENEPONTO, MATANUSANTARA – RSUD Lanto DG Pasewang kembali menjadi sorotan setelah seorang pasien bernama Dewi, warga Baraya, Desa Borong Tala, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, mengeluhkan pelayanan buruk yang dialaminya selama menjalani perawatan tiga hari.

Keluhan itu disampaikan suaminya, Umar, kepada redaksi Matanusantara.co.id, Minggu (14/9/2025). Ia menilai pelayanan yang diterima istrinya tidak hanya kurang profesional, tetapi juga terkesan diskriminatif.

Simsalabing!! Pelayanan RSUD Daya Kembali Normal Pasca Disorot

Dewi menceritakan awal mula kericuhan saat dirinya yang mengidap penyakit jantung dan hipertensi merasa terganggu dengan kebisingan pengunjung pasien lain.

Suaminya sempat menegur secara baik-baik, namun justru mendapat respon tidak menyenangkan dari seorang perawat.

“Begini awal mulanya ceritanya, saya sakit, saya punya penyakit jantung sama hipertensi tidak bisa mendengar suara ribut. Terus ada pasien baru, pembesuknya ribut sekali. Ditegur-ditegur baik-baik sama suamiku bilang, bu kalau mau cerita di luar karena istriku hitensi. Tidak boleh mendengar suara ribut. Terus ada seorang perawat bilang kalau mau tenang, mau hidup, mau tenang ambil ke ruangan VIP,” ujarnya melalui via telpon WhatsApp, Minggu (14/09)

Ibu Dewi, pasien RSUD Lanto DG Pasewang, menceritakan pengalamannya mendapatkan pelayanan yang dianggap kurang profesional dari oknum perawat, Minggu (14/9/2025).

Keesokan harinya, dugaan pelayanan diskriminatif kembali dirasakan. Suami Dewi yang sempat berpindah ke ranjang pasien kosong karena petugas kebersihan ingin mengepel, langsung ditegur dengan nada keras.

“Hei Ibu Dewi kasih bangun itu suami ta, jangan suruh tidur di atas di tempat tidur itu rusak nanti punya roda. Itu tempat pasien, kasih bangun suruh di lantai tidur,” ucapnya menirukan ucapan perawat tersebut.

Menurut Dewi, perlakuan itu terkesan berbeda jika dibandingkan dengan pasien lain yang masih bebas menggunakan ranjang kosong tanpa teguran. Bahkan, ia mengaku anaknya juga sering ditegur saat keluar masuk ruangan, sementara keluarga pasien lain dibiarkan.

“Anakku keluar masuk ditegur, kalau suamiku di tempat tidur ditekaki, tapi kalau keluarganya biar ribuki, berteriak di dalam tidak ditegur,” tambahnya.

RSUD Labuang Baji Makassar Kecolongan, Pencuri Beraksi di Ruang Rawat, Keamanan Disorot

Lebih jauh, Dewi menyebut seorang perawat bernama Nuraeni Karaeng Jintang bahkan mengaku sebagai “pengganti direktur RSUD” dan berbicara dengan nada kasar.

“Mulut Nuraeni Karaeng Jintang sangat kasar, dia kata-katai suamiku ‘A*ji*g, S*ta*g’, Ker*bau, bahkan suamiku mau di keroyo di rumah sakit,” ungkap Dewi.

Merasa tidak nyaman, Dewi akhirnya memilih pulang meski kondisi kesehatannya belum pulih.

“Padahal saat itu saya harusnya masih dirawat, karena pelayanan rumah sakit sangat buruk, jadi saya putuskan pulang,” katanya.

Pasien RSUD Daya Tewas Diperjalanan Setelah Diarahkan Rawat Jalan Oleh Dokter, Anak: Kami Akan Lapor ke Ombudsman

Atas kejadian tersebut, Dewi meminta pemerintah segera turun tangan mengevaluasi pelayanan di RSUD Lanto DG Pasewang.

“Kita minta lakukan evaluasi ya, karena kurang ajar sekali cara pelayanannya. Dia membeda-bedakan, memihak pasien lain karena keluarganya,” tegas Dewi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mendapatkan klarifikasi pihak RSUD Lanto DG Pasewang terkait dugaan pelayanan buruk dan diskriminasi tersebut.

Editor: Ramli
Sumber: Dewi/Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!