MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Ayah Korban Penembakan Makassar Serukan Publik Tenang Hormati Proses Hukum

Ayah korban penembakan di Makassar, Yaya, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi menyusul tragedi yang menewaskan putranya. (Dok/Spesial/Chatgpt)

 

 

MAKASSAR, MATANUSANTARA –– Di tengah duka mendalam atas kepergian putranya, keluarga almarhum Bertran Eka Prasetyo justru memilih menyampaikan pesan yang menyejukkan kepada publik. Mereka meminta masyarakat tetap tenang dan tidak membiarkan tragedi penembakan yang menewaskan remaja 18 tahun itu berubah menjadi keributan di tengah Kota Makassar.

Seruan tersebut disampaikan langsung oleh ayah korban, Yaya, yang dengan suara tertahan berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di ruang publik, khususnya di media sosial.

Pegawai dan Warga Binaan Lapas Kendal Bersihkan Pohon Tumbang 

“Kami atas nama keluarga atas peristiwa ini jangan sampai menimbulkan keributan,” ujar Yaya saat memberikan keterangan kepada awak media pada Selasa (4/3/2026).

Dalam situasi duka yang masih menyelimuti keluarga, Yaya menegaskan bahwa pihaknya memilih untuk menahan diri serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Buka Puasa Bersama Keluarga, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Maros Rasakan Kehangatan Ramadan

Ia berharap tragedi yang menimpa anaknya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memicu ketegangan ataupun konflik sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, menjaga ketenangan publik merupakan langkah penting agar proses hukum dapat berjalan secara objektif dan profesional tanpa tekanan dari berbagai spekulasi yang berkembang.

“Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kami berharap semuanya bisa menahan diri,” tambahnya.

Puasa Ke-17, Eks DPR dan Anggota DPRD Luwu Resmi Sahur di Lapas Usai Korupsi Dana P3-TGAI 

Pernyataan keluarga korban tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus penembakan yang menewaskan remaja tersebut. Sejumlah tanggapan bermunculan di media sosial, mulai dari ungkapan simpati hingga desakan agar kasus ini diusut secara transparan dan tuntas.

Meski demikian, keluarga korban memilih untuk tidak memperkeruh keadaan. Mereka justru mengajak masyarakat menjaga suasana tetap kondusif sembari menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Angin Kencang di Pemalang Robohkan Sejumlah Bangunan dan Pohon Besar

Keluarga juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

Melalui imbauan tersebut, keluarga berharap tragedi ini tidak berkembang menjadi konflik sosial, serta seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. (RAM)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup