Eks Napiter Muliamin Ajak Masyarakat Tolak Paham Radikal dan Terorisme
MEDAN, MATANUSANTARA — Mantan narapidana terorisme (napiter) Muliamin, yang pernah terlibat dalam kasus di wilayah hukum Polrestabes Medan, mengingatkan masyarakat Sumatera Utara untuk tetap waspada terhadap penyebaran paham radikal yang hingga kini masih bergerak secara terselubung. Pernyataannya disampaikan pada 25 November 2025.
Muliamin mengungkapkan bahwa pergerakan kelompok radikal masih ditemukan di berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Sumatera Utara.
Pola penyebarannya dilakukan melalui kegiatan tabligh, dakwah, dialog, seminar, hingga aktivitas lain yang dikemas dengan tujuan yang berbeda namun bermuatan ideologi radikal.
Rutan Medan Sigap Evakuasi Warga Binaan, Gangguan Banjir Berhasil Diatasi Cepat
Meski kondisi Kota Medan dan sekitarnya saat ini relatif aman dan kondusif, Muliamin mengimbau masyarakat untuk tetap ikut menjaga stabilitas keamanan dari pengaruh ajaran radikal maupun tindakan terorisme.
“Sebagai warga yang cinta NKRI, sudah seharusnya kita menjaga negara ini dari ancaman paham radikal dan terorisme,” ujarnya.
Muliamin juga mendorong pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk terus melakukan pembinaan terhadap para eks napiter agar mereka dapat kembali diterima, produktif, dan berdaya guna di tengah masyarakat.
Reskrim Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Pemalakan Mandor Proyek
Pada kesempatan itu, Muliamin, meminta pemerintah membuka akses pelatihan keterampilan kerja dan peluang lapangan pekerjaan agar eks napiter tidak kembali terpapar jaringan lama.
Kemudian Muliamin juga menegaskan bahwa masyarakat harus tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang menyebarkan hasutan menyesatkan. Dukungan publik terhadap Densus 88/AT Polri dan BNPT dinilai penting dalam menjaga keamanan nasional.
Menurut Muliamin, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dalam memberantas jaringan radikal masih sangat kuat. Karena itu, langkah-langkah strategis Polri perlu terus diapresiasi.
Muliamin menambahkan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi kunci pencegahan. Ia mengajak warga agar tidak takut melapor bila mendengar atau melihat indikasi radikalisme di lingkungan sekitar.
“Jangan pernah takut memberikan informasi kepada Polri untuk hal yang baik. Memberikan informasi tentang kejahatan saja sudah termasuk membantu tugas kepolisian, dan itu termasuk amal kebaikan,” tegas Muliamin ketika ditemui di sebuah kafe di Jalan Gatot Subroto, Medan.
Editor: Ramli
Penulis: Rikki Medan

Tinggalkan Balasan