Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Presiden Teken UMP 2026, Yassierli Prediksi Kenaikan Upah Diproyeksi Stabil – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Presiden Teken UMP 2026, Yassierli Prediksi Kenaikan Upah Diproyeksi Stabil

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan penjelasan terkait Peraturan Presiden UMP 2026, beserta mekanisme kenaikan upah minimum provinsi kepada awak media di Jakarta. (Dok/Spesial/Google)

JAKARTA, MATANUSANTARA — Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Formulasi kenaikan ditentukan berdasarkan inflasi ditambah hasil perkalian pertumbuhan ekonomi dengan indeks alfa, yang nilai jaraknya berkisar 0,5–0,9, menurut Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, Selasa (16/12/2025).

“Presiden telah meneken peraturan presiden terkait UMP 2026, dengan formulasi kenaikan upah sebesar inflasi + (pertumbuhan ekonomi x alfa),” ujar Yassierli kepada Kontan.

Alfa sendiri, kata Yassierli, merupakan indeks yang mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi atau kabupaten/kota.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, menyebut dalam rencana peraturan pemerintah (RPP) nilai alfa berada di kisaran 0,3–0,8. Perbedaan angka ini menandai adanya fleksibilitas dalam menentukan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Yassierli menambahkan, perhitungan kenaikan UMP 2026 akan dilakukan oleh Dewan Pengupahan Daerah, yang kemudian menyampaikan rekomendasi kepada gubernur masing-masing provinsi. Gubernur diwajibkan menetapkan besaran UMP paling lambat 24 Desember 2025.

“Jika pertumbuhan ekonomi daerah dinilai negatif, Dewan Pengupahan Daerah akan mempertimbangkan kenaikan upah hanya berdasarkan inflasi,” kata Yassierli.

Mekanisme tersebut, menurut Yassierli, bertujuan menyeimbangkan antara kemampuan fiskal daerah dan kebutuhan perlindungan pekerja.

Berdasarkan estimasi pertumbuhan ekonomi nasional dan data inflasi nasional, rata-rata kenaikan UMP 2026 diperkirakan berada di kisaran +4,87% hingga +6,95%. Inflasi selama tahun 2025 cenderung lebih stabil dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, terutama komponen makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi kontributor terbesar.

Untuk diketahui, selama periode Januari–November 2025, inflasi indeks harga konsumen (IHK) tercatat +2,27% YoY, sedangkan inflasi makanan, minuman, dan tembakau mencapai +2,88% YoY.

Stabilitas inflasi tersebut menjadi landasan bagi pemerintah untuk menjaga kenaikan UMP tetap realistis namun berimbang.

Menggunakan angka tengah estimasi kenaikan rata-rata UMP 2026 sekitar 6% dan proyeksi inflasi Bank Indonesia sekitar 2,5±1%, kenaikan upah riil diperkirakan tidak setinggi tahun 2025.

Meski demikian, hal ini tidak otomatis menurunkan daya beli masyarakat, karena ada faktor lain seperti penciptaan lapangan kerja, jumlah PHK, serta belanja pemerintah dan kebijakan pajak atau subsidi yang turut memengaruhi. (RAM)

Sumber: snips.stockbit.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!