Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Penghujung Tahun 2025, DPR Sumbang Saran Persoalan Rumah Layak Huni Belum Teratasi – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Penghujung Tahun 2025, DPR Sumbang Saran Persoalan Rumah Layak Huni Belum Teratasi

Wakil Ketua Komisi V DPR RI menyampaikan pandangan terkait solusi backlog perumahan nasional di penghujung tahun 2025.

JAKARTA, MATANUSANTARA — Hingga penghujung tahun 2025, persoalan ketersediaan rumah layak huni di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah. Data nasional menunjukkan jutaan warga belum memiliki hunian yang layak, seiring pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.

Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan bahwa sekitar 29 juta warga Indonesia masih belum memiliki rumah, kondisi yang dinilai membutuhkan langkah luar biasa dan kolaboratif lintas sektor.

Komisi III DPRK Aceh Utara Salurkan Dua Ton Sembako Bantu Korban Banjir

Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, khususnya Komisi V, turut menyumbangkan sejumlah gagasan sebagai solusi jangka menengah dan panjang.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menilai penyelesaian backlog perumahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah pusat semata.

Komisi XIII DPR RI Tinjau Layanan dan Sapaan Langsung Warga Binaan Rutan Makassar

“Semua stakeholder harus terlibat, termasuk BUMN dan pihak swasta. Jika dikerjakan bersama dan dibagi merata, target pengurangan backlog bisa dicapai,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

Menurutnya, keterlibatan BUMN sektor properti dan konstruksi sangat penting untuk mempercepat pembangunan hunian rakyat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Penyelidikan Dugaan Korupsi ART DPRD Tana Toraja Mandek, Publik Tanyakan Komitmen Asta Cita Prabowo

Selain BUMN, pengembang swasta juga didorong aktif menjalankan skema hunian berimbang sebagaimana diatur dalam regulasi perumahan nasional.

“Swasta memiliki peluang besar. Tinggal bagaimana aturan hunian berimbang benar-benar dijalankan secara konsisten,” jelasnya.

Penyelidikan Dugaan Korupsi ART DPRD Tana Toraja Mandek, Publik Tanyakan Komitmen Asta Cita Prabowo

Tak hanya itu, DPR juga mendorong pemerintah daerah agar lebih progresif memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif milik daerah maupun kementerian/lembaga.

“Lahan yang tidak terpakai bisa dialihkan menjadi kawasan permukiman, lalu pembangunannya diintervensi melalui APBN atau skema pembiayaan lain,” ungkap Andi Iwan.

DPR Aceh Usul Pemerintah Subsidi Mahar Nikah, Publik Heboh Harga Emas Melonjak

Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya harga tanah di wilayah perkotaan.

Lebih jauh, Andi Iwan mengingatkan bahwa persoalan perumahan akan terus membesar jika tidak ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.

DPR dan Pemerintah Sepakat Hapus Status Polri Sebagai Penyidik Tertinggi di RKUHAP

“Dengan laju pertumbuhan penduduk, backlog bisa makin melebar. Yang penting, jaraknya jangan semakin jauh,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimismenya terhadap program rumah subsidi yang telah berjalan, meski mengakui tantangan yang dihadapi masih sangat besar.

Wali Kota Sabang Guncang Forum DPR RI, Usul Legalisasi Ganja di Aceh

“Saya merasa gembira, walaupun perjalanan masih jauh. Cita-cita kita masih jauh karena 29 juta rakyat kita belum punya rumah,” kata Prabowo dalam peresmian akad massal KPR subsidi di Banten.

Presiden pun meminta jajaran kementerian terkait, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, untuk bekerja lebih keras dan solid mencari terobosan kebijakan.

Heboh! Anggota DPRD Sinjai Gerebek Istri Sendiri di Rumahnya, Laporan Polisi Gegerkan Publik

“Kalau ada kehendak, pasti ada jalan,” tegas Presiden.

DPR berharap, di tahun-tahun mendatang, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan swasta mampu menghadirkan kebijakan perumahan yang lebih adil, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia. (RAM)

Sumber: Detiknews

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!