Ketua PISN: Jangan Kaitkan Pembakaran Mobil dengan Relokasi Masjid
MEDAN, MATANUSANTARA – Menanggapi soal insiden mobil milik oknum pengacara yang dibakar OTK (orang tak dikenal), Ketua DPW Persatuan Islam Sumatera Nasional (PISN) Sumatera Utara (Sumut), Amrin Nasution angkat bicara.
Ia menegaskan bahwa korban mempercayakan saja penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Dia juga menyayangkan sikap oknum pengacara yang mengaitkan kejadian itu dengan polemik relokasi Masjid Al-Ikhlas.
“Janganlah dikaitkan kejadian itu dengan relokasi Masjid. Sebab lokasi mobil itu dibakar bukan di areal masjid. Jadi jangan bawa-bawa masjid. Serahkan saja penanganan kasus ini pada pihak kepolisian,”tegasnya pada wartawan, Jumat (16/1/2026).
Disinggung soal polemik relokasi Masjid Al Ikhlas, Amrin tidak memihak ke manapun. Tapi tugas sebagai seorang muslim adalah memakmurkan masjid.
“Kita tidak berpihak kemanapun. Karena tugas kita memakmurkan masjid. Kita di PISN setiap Jumat selalu melaksanakan safari ke masjid-masjid,”jelasnya.
Sementara itu, Ketua BKM Al-Ikhlas, Ir, Surachman, menuturkan bahwa kejadian pembakaran mobil milik oknum pengacara itu merupakan tindak pidana murni dan tidak ada kaitannya dengan relokasi Masjid Al Ikhlas. Seadainya ada pihak-pihak terkait yang sengaja memperkeruh situasi ini kami minta aparat penegak hukum untuk menindak tegas.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat khususnya umat muslim jangan terprovokasi. Nari sama-sama menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan. Terutama saat ini sedang menjelang bulan suci Ramadan mari sama-sama kita jadi kondusivitas jelang bulan Ramadhan ini,”pintanya. (Tim)

Tinggalkan Balasan