Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Warning: Nama Pucuk Pimpinan Kejati Sulsel Dicatut Oleh Penipu Modus AI – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Warning: Nama Pucuk Pimpinan Kejati Sulsel Dicatut Oleh Penipu Modus AI

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, saat menyampaikan peringatan resmi terkait maraknya penipuan bermodus AI yang mencatut nama pucuk pimpinan Kejati Sulsel melalui aplikasi WhatsApp. (Dok/Spesial/Chatgpt)

MAKASSAR, MATANUSANTARA –Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengeluarkan peringatan keras kepada publik menyusul terungkapnya aksi penipuan digital yang mencatut nama pucuk pimpinan Kejati Sulsel melalui aplikasi WhatsApp dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Modus tersebut terdeteksi semakin agresif karena pelaku diduga merekayasa identitas dan pola komunikasi seolah-olah berasal dari pejabat resmi Kejati Sulsel. Praktik ini dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat, merugikan institusi, serta mencederai kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Bibit Nanas Mulai Terkuak, Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi terhadap komunikasi ilegal yang mengatasnamakan pimpinan Kejaksaan.

“Kami menyampaikan kepada seluruh pihak agar tidak menanggapi, tidak membalas, dan tidak melakukan komunikasi apa pun apabila dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal yang mengaku sebagai pejabat atau pegawai Kejati Sulsel, khususnya yang mengatasnamakan Bapak Kajati,” ujar Soetarmi dalam keterangannya di Makassar, Minggu (8/2/2026).

Kejati Sulsel Komit Penegakan Hukum Berkualitas & Independen di Hadapan Komisi III DPR RI

Ia menekankan, Kejati Sulsel memiliki mekanisme komunikasi resmi yang ketat dan terverifikasi, sehingga segala bentuk pesan, permintaan, atau instruksi melalui nomor pribadi patut dipastikan sebagai penipuan.

“Kejati Sulsel tidak pernah menyampaikan informasi resmi melalui nomor pribadi. Tidak ada permintaan data sensitif maupun permintaan dalam bentuk lainnya yang dilakukan melalui nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi,” tegas Soetarmi.

Kejati Sulsel menginstruksikan masyarakat untuk menolak total setiap bentuk komunikasi mencurigakan, tidak memberikan data pribadi atau keuangan, mengabaikan seluruh instruksi, segera memblokir nomor pelaku, serta melaporkan kejadian tersebut melalui kanal pengaduan resmi Kejati Sulsel atau aparat penegak hukum.

Kejati Sulsel Tutup 2025: Ribuan Perkara Tuntas, Triliunan Rupiah Diselamatkan Negara

Peringatan ini menegaskan sikap Kejati Sulsel yang tanpa kompromi terhadap penyalahgunaan nama pejabat dan institusi negara. Kejaksaan berkomitmen penuh melindungi masyarakat sekaligus menjaga marwah lembaga dari eskalasi kejahatan digital berbasis AI. (RAM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!