Sholat Idul Adha 1447 H di Rutan Makassar Berlangsung Haru dan Penuh Kekhusyukan
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Rutan Kelas I Makassar. Kegiatan keagamaan tersebut diikuti petugas serta warga binaan sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritual di lingkungan pemasyarakatan.
Berdasarkan pantauan tim redaksi, Sholat Id berlangsung tertib dan khidmat. Dalam khutbah Idul Adha, jamaah diajak meneladani nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Nuansa religius terlihat dari antusiasme warga binaan yang mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan. Momen tersebut diharapkan menjadi sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat semangat menjalani pembinaan dengan sikap yang lebih positif dan penuh harapan.
Suasana haru semakin terasa usai pelaksanaan sholat ketika doa-doa dipanjatkan dengan penuh ketulusan. Sejumlah warga binaan tampak menundukkan kepala dengan mata berkaca-kaca. Bagi mereka, Idul Adha menjadi pengingat tentang keluarga, kebersamaan, serta kesempatan memperbaiki diri di masa mendatang.
Kehangatan dan rasa persaudaraan yang tercipta di balik tembok pemasyarakatan menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan dan spiritualitas tetap tumbuh di tengah proses pembinaan.
Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Makassar menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi pengingat pentingnya membangun ketulusan hati dan semangat memperbaiki diri.
“Momentum Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga nilai-nilai ini mampu memperkuat pembinaan spiritual serta menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Makassar terus berkomitmen menghadirkan pembinaan kepribadian yang humanis dan bermakna guna mendukung pembentukan karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat. (**)


Tinggalkan Balasan