Geger! Pria 70 Tahun di Pampang Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Kost
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Warga Jalan Pampang 1 Lorong 6, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam keadaan meninggal dunia di kamar kostnya, Selasa (9/6/2026) petang.
Korban diketahui bernama Amin (70), seorang buruh harian lepas yang tinggal di kamar kost yang berada di Jalan Pampang 1 Lorong 6 Nomor 23, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang.
Penemuan jenazah bermula sekitar pukul 18.00 WITA saat seorang tetangga sekaligus saksi bernama Dg. Nompo (67) datang ke lokasi untuk memberi makan ayam miliknya. Saat itu saksi sempat memanggil korban beberapa kali, namun tidak mendapat jawaban.
Merasa curiga, saksi kemudian membuka pintu kamar kost korban. Betapa terkejutnya ia ketika menemukan korban sudah terbaring terlentang di lantai kamar dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Saat ditemukan, korban tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan sarung kotak-kotak berwarna cokelat.
Berdasarkan keterangan saksi, beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengaku pernah terjatuh di tempat kerjanya dan mengeluhkan rasa sakit pada bagian dada.
Informasi penemuan mayat tersebut kemudian diteruskan kepada petugas kepolisian. Sekitar pukul 18.20 WITA, personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Pampang bersama Tim Resmob dan personel Intelkam Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit Resmob Ipda Muh. Ikbal, S.Sos., S.H. tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal.
Selanjutnya personel SPKT, Unit Reskrim, Tim Inafis Polrestabes Makassar, serta Tim Dokpol Polda Sulawesi Selatan turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi terhadap korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.
Pihak keluarga korban yang diwakili saudara kandungnya juga menyatakan menolak dilakukan autopsi maupun pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan.
Berdasarkan hasil analisa awal petugas, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung atau komplikasi luka dalam yang kemungkinan berkaitan dengan riwayat jatuh yang pernah dialaminya sebelumnya. Namun penyebab pasti kematian tetap menunggu keterangan medis dan pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 20.10 WITA, situasi di lokasi penemuan jenazah berlangsung aman dan kondusif. (***)

Tinggalkan Balasan