MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Tradisi Kenaikan Pangkat 63 Personel Polres Maros, Simbol Pengabdian Tanpa Batas

Sebanyak 63 personel Polres Maros menjalani tradisi kenaikan pangkat dengan berjalan kaki menuju kawasan Bantimurung sebagai simbol kesiapan mengemban amanah dan tanggung jawab baru.

MAROS, MATANUSANTARA — Semangat loyalitas, ketangguhan, dan pengabdian terpancar dalam tradisi kenaikan pangkat yang dijalani 63 personel Polres Maros, Selasa (30/6/2026). Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni institusi, tetapi juga simbol lahirnya tanggung jawab baru bagi setiap anggota Polri dalam menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Maros berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Turut hadir Wakapolres Maros bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Maros yang memberikan dukungan moril kepada seluruh personel penerima kenaikan pangkat.

Tradisi dimulai dari Lapangan Pakalu, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten . Dalam suasana penuh jiwa korsa, para personel berjalan kaki menuju kawasan sambil melewati jalur drainase sebagai bagian dari prosesi tradisi yang sarat makna.

Rute yang dilalui bukan hanya ujian fisik, melainkan simbol perjalanan pengabdian anggota Polri yang penuh tantangan, tekanan, dan tanggung jawab. Setiap langkah yang ditempuh menggambarkan kesiapan personel untuk menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis.

Setibanya di kawasan wisata alam Bantimurung, suasana semakin semarak ketika prosesi pemecahan telur di kepala personel dan taburan tepung terigu dilakukan secara simbolis. Tradisi tersebut dimaknai sebagai awal pengabdian dengan semangat baru, sekaligus pengingat agar setiap personel tetap rendah hati, menjaga integritas, serta tidak melupakan nilai-nilai kedisiplinan dalam menjalankan tugas negara.

Kapolres Maros melalui Kasi Humas Polres Maros menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan loyalitas personel selama menjalankan tugas.

“Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel. Oleh karena itu, setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat harus menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab demi mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai masyarakat,” ujar AKP Ahmad.

Tradisi kenaikan pangkat yang terus dipertahankan di lingkungan Polres Maros tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan karakter personel. Di balik suasana penuh canda dan kebersamaan, tersimpan pesan mendalam bahwa setiap kenaikan pangkat harus dibarengi peningkatan kualitas diri, moralitas, etika profesi, serta kesiapan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat.

Momentum itu sekaligus menjadi refleksi bahwa pangkat bukan sekadar simbol di pundak, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, dan negara.

Dengan semangat kebersamaan serta pengabdian yang terus terjaga, seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, humanis, dan berintegritas demi menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini