MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Police Goes to Pondok Pesantren, Satlantas Polres Luwu Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Personel Satlantas Polres Luwu saat memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Jannah Banawa di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu.

LUWU, MATANUSANTARA — Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan Satlantas Polres Luwu melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda. Salah satunya diwujudkan lewat program Police Goes to Pondok Pesantren yang kembali digelar di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Jannah Banawa, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Jumat (26/06/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Satlantas Polres Luwu dalam menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia pelajar, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

Dalam kegiatan itu, para santri mendapatkan edukasi mengenai pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai materi disampaikan kepada para santri, mulai dari etika berlalu lintas, gambaran kondisi lalu lintas di Kabupaten Luwu, pentingnya peran generasi muda dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, hingga pembahasan mengenai berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang masih kerap terjadi di kalangan remaja.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan sharing hearing yang membuat para santri terlihat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan.

Edukasi tersebut dibawakan langsung Kaurmintu Satlantas Polres Luwu AIPTU Muhammad Saqrawi, S.An., bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Luwu AIPDA Rudy Salam, S.H.

Keduanya mengajak para santri agar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Mewakili Kasat Lantas Polres Luwu AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si., disampaikan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan dan pondok pesantren.

“Melalui program Police Goes to Pondok Pesantren, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian dari akhlak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Kami berharap para santri dapat menjadi teladan sekaligus agen perubahan dalam mengajak keluarga, teman, dan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan humanis dan edukatif menjadi salah satu langkah efektif dalam membangun kesadaran hukum berlalu lintas sejak dini.

Selain memperkuat pemahaman mengenai aturan berkendara, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan di jalan raya.

Program Police Goes to Pondok Pesantren sendiri menjadi bagian dari implementasi semangat “Polri untuk Masyarakat” yang terus digaungkan Polres Luwu melalui kegiatan pembinaan dan edukasi di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Luwu berharap para santri tidak hanya tumbuh sebagai generasi berakhlak mulia, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya jalan yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini