Hari Anak Nasional 2026, Kalapas Narkotika Sungguminasa Tegaskan Komitmen Pembinaan Lewat Turnamen Futsal
MAROS, MATANUSANTARA — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen pembinaan anak di lingkungan pemasyarakatan. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Turnamen Futsal U-17 bertajuk “Gelora Anak Bangsa” yang digelar Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam, dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa Gunawan, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, turnamen bertema “Gelora Anak Bangsa” ini menjadi sarana pembinaan karakter bagi anak binaan. Melalui olahraga, mereka didorong mengembangkan potensi, membangun disiplin, memperkuat sportivitas, serta menumbuhkan optimisme dalam menyongsong masa depan.
Kehadiran Kalapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, menjadi wujud dukungan terhadap pembinaan yang mengedepankan pemenuhan hak-hak anak, termasuk hak memperoleh pendidikan, pembinaan, pengembangan bakat, dan kesempatan berprestasi meski sedang menjalani masa pembinaan.
Gunawan menilai kegiatan olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus membangun rasa percaya diri anak binaan agar tetap memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik.
“Kegiatan seperti ini patut kita apresiasi karena memberikan kesempatan kepada anak-anak binaan untuk terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaik yang mereka miliki. Meskipun sedang menjalani masa pembinaan, mereka tetap merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk tumbuh, belajar, berkreasi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Gunawan.
Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat perlindungan dan pembinaan terhadap anak, termasuk anak yang berada di LPKA.
Ia menambahkan, olahraga merupakan media efektif dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pantang menyerah yang menjadi bekal penting saat anak kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan olahraga seperti futsal, nilai-nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah dapat terus ditanamkan. Kami berharap anak-anak binaan di LPKA Maros tidak kehilangan harapan maupun kesempatan untuk mengukir prestasi, sehingga setelah kembali ke masyarakat mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tambahnya.
Melalui Turnamen Futsal U-17 “Gelora Anak Bangsa”, jajaran pemasyarakatan berharap semangat Hari Anak Nasional 2026 tidak hanya diwujudkan melalui peringatan simbolis, tetapi juga melalui program pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak sebagai investasi menuju generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, dan berkualitas. (***)

Tinggalkan Balasan