MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Kakanwil Ditjenpas Sulsel Perkuat Integritas Rutan Sidrap, Genjot Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan Nila

Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Mulyadi, didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang, Perimansyah, menebarkan benih ikan nila di kolam edukasi asimilasi sekaligus memberikan penguatan kepada jajaran petugas dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan integritas pelayanan pemasyarakatan di Rutan Sidrap, Selasa (21/7).

SIDRAP, MATANUSANTARA — Komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam membangun sistem pemasyarakatan yang produktif, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulsel, Mulyadi, ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidenreng Rappang, Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mulyadi menggabungkan dua agenda strategis sekaligus, yakni memperkuat implementasi Program Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui budidaya ikan nila serta memberikan penguatan integritas kepada seluruh jajaran petugas Rutan Sidrap.

Didampingi Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Sidenreng Rappang, Perimansyah, Mulyadi menebarkan benih ikan nila di Kolam Sarana Edukasi Asimilasi yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Program ini dirancang tidak hanya menghasilkan produk perikanan, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan pembentukan karakter warga binaan agar memiliki bekal produktif saat kembali ke masyarakat.

Menurut Mulyadi, konsep pemasyarakatan modern tidak lagi semata berorientasi pada pembinaan di balik tembok, tetapi juga harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang mandiri, memiliki etos kerja, serta siap berkontribusi terhadap pembangunan.

“Optimalisasi sarana edukasi asimilasi seperti kolam budidaya ikan merupakan wujud nyata komitmen pemasyarakatan dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Kemenimipas. Selain menghasilkan nilai ekonomi, kegiatan ini juga membentuk karakter, etos kerja, dan kemandirian warga binaan,” tegas Mulyadi.

Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan akan menjadi indikator bahwa pembinaan warga binaan mampu menghasilkan manfaat nyata, baik bagi institusi maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang, Perimansyah, menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan keberlanjutan.

Menurutnya, optimalisasi kolam budidaya ikan merupakan salah satu bentuk pemanfaatan aset negara yang mampu memberikan nilai tambah sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain meninjau program pembinaan, Mulyadi juga memberikan arahan langsung kepada seluruh jajaran pegawai Rutan Sidrap. Dalam kegiatan yang turut dihadiri Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulsel, Ashari, ia menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, profesionalisme, serta soliditas organisasi sebagai fondasi utama pelayanan pemasyarakatan.

Mulyadi mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan dibangun melalui konsistensi petugas dalam menjalankan tugas sesuai aturan, mengedepankan akuntabilitas, serta memberikan pelayanan yang humanis.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi kebersihan dan penataan lingkungan Rutan Sidrap yang dinilai mencerminkan budaya kerja yang tertib dan profesional. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari klinik kesehatan, dapur, hingga ruang kunjungan warga binaan guna memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar.

Sebagai bagian dari penguatan nilai kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan, Mulyadi bersama Perimansyah turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga binaan dan keluarga warga binaan. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian negara terhadap warga binaan sekaligus mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat.

Rangkaian kunjungan kerja ini menegaskan arah kebijakan Ditjenpas Sulawesi Selatan yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendorong pembinaan berbasis kemandirian, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan pendekatan tersebut, Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang diharapkan mampu menjadi model pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini