MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Anggaran Tersedia, Ban Armada Sampah Panakkukang Tetap Rusak; Sopir Mengaku Tak Berdaya

Ilustrasi memperlihatkan sebuah truk pengangkut sampah yang mengalami kebocoran saat beroperasi dengan latar belakang Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar. Ilustrasi ini menggambarkan sorotan terhadap kondisi armada kebersihan yang masih beroperasi meski diduga mengalami kerusakan, di tengah adanya alokasi anggaran pemeliharaan armada pada Tahun Anggaran 2026. Foto/Ilustrasi: Matanusantara.co.id/AI.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Di balik rutinitas pengangkutan sampah yang dilakukan setiap hari, masih terdapat persoalan mendasar yang dihadapi petugas kebersihan di lapangan. Sejumlah armada pengangkut sampah milik Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, diketahui masih beroperasi menggunakan ban yang rusak dan diduga tidak lagi layak pakai, meski anggaran pemeliharaan disebut telah disiapkan setiap tahun.

Temuan tersebut diperoleh tim Matanusantara.co.id berdasarkan hasil dokumentasi di lapangan. Kondisi ban yang aus hingga robek tetap digunakan untuk menunjang operasional pengangkutan sampah, sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan.

Salah seorang sopir armada sampah yang enggan disebutkan namanya mengaku hanya menjalankan tugas dan tidak memiliki kewenangan menentukan apakah kendaraan layak dioperasikan atau tidak.

“Kami ini hanya sopir, Pak. Mau mengeluh juga tidak ada daya. Kendaraan yang diberikan itu yang kami pakai. Kalau disuruh jalan, ya kami jalan. Kami cuma berharap ban yang sudah rusak segera diganti karena ini menyangkut keselamatan kami di lapangan,” ujarnya, Rabu (22/07/2026)

Dengan nada penuh harap, ia meminta pemerintah memberi perhatian terhadap keselamatan para petugas kebersihan.

“Kami tidak meminta yang berlebihan, Pak. Kami hanya ingin bekerja dengan aman. Setiap hari kami mengangkut sampah untuk masyarakat, jadi kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi armada, khususnya ban yang sudah tidak layak. Keselamatan petugas di lapangan juga harus menjadi prioritas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kebersihan Kecamatan Panakkukang, Kas Mulyadi, membenarkan bahwa anggaran penggantian ban armada kebersihan memang tersedia setiap tahun.

Menurutnya, Kecamatan Panakkukang saat ini memiliki 51 unit armada kebersihan yang melayani pengangkutan sampah di wilayah tersebut.

“Anggaran penggantian ban mobil sampah setiap tahun memang ada. Di Kecamatan Panakkukang terdapat 51 unit armada. Sesuai ketentuan pemerintah, armada kebersihan yang bannya sudah tidak layak seharusnya dilakukan penggantian karena anggarannya telah disiapkan,” jelas Kas Mulyadi, Kamis (23/07)

Namun, ia mengungkapkan realisasi penggantian ban pada Tahun Anggaran 2026 masih jauh dari kebutuhan.

“Untuk tahun 2026 ini, Dinas Pekerjaan Umum baru merealisasikan 10 pasang ban truk untuk Kecamatan Panakkukang. Padahal jumlah armada yang beroperasi mencapai 51 unit,” ungkapnya.

Kas Mulyadi juga menyebut persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Kecamatan Panakkukang, melainkan hampir dirasakan seluruh kecamatan di Kota Makassar.

“Keluhan dari hampir seluruh kecamatan di Kota Makassar saat ini sama, yaitu terkait penggantian ban armada kebersihan. Hampir semua mengalami persoalan serupa karena realisasi penggantian belum memenuhi kebutuhan operasional,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah agar pelayanan kebersihan tidak terganggu dan keselamatan petugas tetap terjamin.

“Kami berharap Dinas Pekerjaan Umum dapat mempercepat realisasi penggantian ban armada yang sudah menjadi kebutuhan mendesak. Armada kebersihan merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Jika seluruh kebutuhan ban dapat dipenuhi sesuai anggaran yang tersedia, pelayanan akan lebih optimal dan keselamatan petugas di lapangan juga lebih terjamin,” tutup Kas Mulyadi.

Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026 yang diperoleh redaksi, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar menganggarkan paket Belanja Pemeliharaan Alat Angkutan Darat Bermotor/Kendaraan Bermotor Khusus dengan nilai pagu Rp108.000.000 melalui metode e-Purchasing.

Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas realisasi anggaran pemeliharaan armada kebersihan, khususnya untuk kebutuhan ban kendaraan yang merupakan komponen vital dalam menunjang keselamatan kerja dan pelayanan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Matanusantara.co.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar terkait mekanisme penyaluran anggaran, alasan baru terealisasinya 10 pasang ban di Kecamatan Panakkukang, serta langkah yang akan ditempuh untuk memenuhi kebutuhan armada kebersihan di seluruh kecamatan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini