MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Jemput Bola dari Balik Jeruji, PABURATA Rutan Makassar Perkuat Hak Kesehatan Warga Binaan

Tim Medis Rutan Kelas I Makassar memberikan pemeriksaan kesehatan dan edukasi langsung kepada warga binaan di blok hunian melalui Program PABURATA sebagai bentuk penguatan layanan kesehatan berbasis jemput bola.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Rutan Kelas I Makassar terus mempertegas komitmennya dalam memenuhi hak dasar warga binaan melalui penguatan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan responsif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program PABURATA (Pelayanan Kesehatan Berbasis Blok Hunian Rutan), sebuah inovasi layanan kesehatan yang menghadirkan pemeriksaan medis langsung ke blok-blok hunian warga binaan, Jumat (7/8/2026).

Program ini menjadi strategi jemput bola yang diterapkan Rutan Makassar untuk memastikan setiap warga binaan memperoleh akses layanan kesehatan secara merata tanpa harus menunggu datang ke klinik rutan.

Melalui pendekatan tersebut, petugas kesehatan dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, melakukan skrining dini, serta memberikan penanganan cepat terhadap berbagai keluhan kesehatan yang ditemukan di lapangan.

Tim Medis Rutan Kelas I Makassar menyambangi sejumlah blok hunian guna melaksanakan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga edukasi terkait pola hidup sehat. Kehadiran tenaga kesehatan di tengah lingkungan hunian warga binaan tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga memperkuat upaya preventif dalam mencegah munculnya maupun penyebaran penyakit di dalam rutan.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Makassar, Jayadikusumah, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan. Menurutnya, kualitas layanan kesehatan yang baik menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan manusiawi.

“Melalui Program PABURATA, kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan hak layanan kesehatan secara optimal. Pendekatan langsung ke blok hunian memungkinkan petugas melakukan pemantauan yang lebih efektif sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan dini terhadap berbagai masalah kesehatan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pelayanan medis rutin, PABURATA menjadi wujud nyata transformasi pelayanan pemasyarakatan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan. Program ini sekaligus mencerminkan komitmen Rutan Makassar dalam menghadirkan layanan publik yang profesional, humanis, dan berkelanjutan sesuai prinsip pemasyarakatan modern.

Dengan hadirnya PABURATA, Rutan Kelas I Makassar tidak hanya memperkuat sistem layanan kesehatan internal, tetapi juga membangun kesadaran kolektif warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat serta mendukung keberhasilan program pembinaan secara menyeluruh. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini