MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Tak Menunggu Sempurna untuk Berbuat, Kapolres Luwu Turun Langsung Bantu Petani Terdampak Kekeringan

Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo didampingi jajaran Polres Luwu menyalurkan bantuan air menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) ke lahan persawahan warga di Desa Saluparemang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Kamis (13/8/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap petani yang terdampak kekeringan.

LUWU, MATANUSANTARA — Di tengah ancaman kekeringan yang mulai berdampak pada sektor pertanian, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat dengan turun langsung membantu petani di Desa Saluparemang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Kamis (13/8/2026).

Menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Polres Luwu menyalurkan bantuan air ke lahan persawahan warga yang mengalami kekurangan pasokan air akibat musim kering. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, khususnya petani.

Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, Kabag Log AKP Cecep Hudaya, Kasat Binmas AKP Petrus Sandalle, Kapolsek Belopa AKP Ralim, serta Wakapolsek Belopa Ipda Jumadil. Personel Baglog Polres Luwu juga diterjunkan untuk mengoperasikan kendaraan AWC dalam proses distribusi air.

Salah seorang petani, Arifuddin, mengaku terbantu dengan kehadiran jajaran Polres Luwu yang turun langsung ke lokasi persawahan.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Luwu dan jajaran yang sudah datang langsung membantu kami. Bantuan air ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya petani yang sawahnya mengalami kekeringan,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Saluparemang, Sarman. Menurutnya, langkah yang dilakukan Polres Luwu menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Luwu, khususnya Bapak Kapolres yang telah hadir langsung melihat kondisi masyarakat dan memberikan bantuan air. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat kami apresiasi,” katanya.

Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menegaskan bahwa keterbatasan sarana tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Walaupun sarana yang kami miliki tidak signifikan, hanya menggunakan air dari kendaraan water cannon, kami tetap berupaya untuk turut hadir bersama masyarakat yang dilanda kekeringan. Keterbatasan alat tidak menjadi alasan bagi kami untuk tidak membantu masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui aksi sosial dan kemanusiaan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami, bahwa Polri hadir untuk masyarakat. Apa yang bisa kami lakukan akan kami maksimalkan untuk membantu, meskipun dengan keterbatasan yang ada. Polri untuk masyarakat,” tambahnya.

Aksi bantuan air tersebut menjadi simbol bahwa kepedulian tidak harus menunggu kondisi ideal. Kehadiran Polres Luwu di tengah para petani yang terdampak kekeringan sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun lingkungan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini