Propam Polres Maros Perketat Pengawasan, Personel Diperiksa Mendadak Cegah Judi Online
MAROS, MATANUSANTARA — Upaya memperkuat disiplin dan integritas internal terus dilakukan Polres Maros. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) menggelar mitigasi serta pembinaan etika profesi dengan menyasar personel di Polsek jajaran, Jumat (21/8/2026).
Pembinaan tidak hanya menekankan pemahaman terhadap kode etik profesi Polri, tetapi juga diarahkan pada pencegahan potensi pelanggaran yang dapat berdampak terhadap profesionalisme anggota dan kepercayaan publik.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah potensi keterlibatan personel dalam judi online. Untuk memastikan anggota tidak terlibat dalam aktivitas yang dilarang, pemeriksaan telepon seluler personel dilakukan secara mendadak.
Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma bersama personel Propam Polres Maros.
Langkah itu menjadi bagian dari pengawasan internal sekaligus mitigasi dini terhadap perilaku personel yang berpotensi menimbulkan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri.
Kasi Propam Polres Maros AKP Zulkarnaen, S.E., mengatakan pembinaan etika profesi merupakan instrumen preventif untuk mengingatkan personel agar tetap bekerja dalam koridor aturan dan menjunjung tinggi integritas.
“Pembinaan ini menjadi pengingat bagi seluruh personel agar senantiasa menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan kode etik profesi Polri,” ujar AKP Zulkarnaen, Jumat (21/8/2026).
Sementara itu, Kompol Ahmad Rosma menegaskan bahwa indikasi keterlibatan anggota dalam judi online akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pembinaan maupun pemberian sanksi sesuai ketentuan apabila pelanggaran terbukti.
“Bilamana ada yang terindikasi terlibat judi online, kita akan melakukan pembinaan, termasuk memberikan punishment jika memang diperlukan,” tegasnya.
Pemeriksaan mendadak terhadap telepon seluler personel menjadi salah satu bentuk pengawasan internal yang dilakukan untuk mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.
Langkah tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga wajib menjaga perilaku dan integritas di luar pelaksanaan tugas kedinasan.
Polres Maros menempatkan pembinaan dan pengawasan internal sebagai bagian dari upaya menjaga marwah institusi. Pencegahan pelanggaran dinilai lebih penting dilakukan sejak munculnya indikasi awal sebelum berkembang menjadi persoalan etik maupun disiplin.
Melalui kegiatan tersebut, Propam Polres Maros menegaskan komitmennya membangun budaya kerja yang disiplin, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penguatan pengawasan internal diharapkan mampu memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai kode etik profesi, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mendukung terwujudnya institusi Polri yang profesional dan Presisi. (***)

Tinggalkan Balasan