Di Balik Jeruji, Polres Luwu Pastikan Hak Kesehatan Tahanan Tetap Terjaga
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Penegakan hukum tidak menghapus hak seseorang untuk mendapatkan perlakuan yang layak. Prinsip tersebut menjadi perhatian jajaran Polres Luwu dalam memastikan kondisi kesehatan dan keamanan para tahanan yang menjalani proses hukum.
Senin (24/8/2026), personel Polres Luwu melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh tahanan di Rutan Polres Luwu. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengecekan serta pengawasan ruang tahanan untuk memastikan kondisi penghuni maupun aspek keamanan tetap terpantau.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan jumlah dan identitas tahanan pada setiap ruang, kondisi kesehatan, hingga kelayakan ruang tahanan.
Petugas juga memeriksa sejumlah aspek keamanan, termasuk kondisi pintu, teralis, ventilasi serta sarana pendukung lainnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi para tahanan secara umum dalam keadaan baik. Namun, terhadap tahanan yang menyampaikan keluhan kesehatan, petugas memberikan perhatian dan penanganan sesuai kebutuhan dengan berkoordinasi bersama dokter serta tenaga kesehatan Polres Luwu.
Dua di antaranya yakni tahanan kasus narkoba, Lel. Asril, yang mengeluhkan sakit usus buntu dan Lel. Wahyu Pratama yang mengalami sakit gigi berlubang. Keduanya mendapat penanganan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
Bagi Polres Luwu, pemeriksaan tersebut bukan sekadar kegiatan rutin. Pengawasan tahanan merupakan bagian dari tanggung jawab institusi untuk memastikan proses hukum berlangsung dalam koridor keamanan sekaligus tetap menjunjung prinsip kemanusiaan.
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menegaskan, ketegasan dalam penegakan hukum harus tetap berjalan seiring dengan pelayanan yang humanis.
“Walaupun mereka berstatus tahanan dan sedang menjalani proses hukum, mereka tetap manusia yang harus kita perlakukan sebagaimana mestinya. Kesehatan dan keselamatan mereka menjadi tanggung jawab kita selama berada dalam pengawasan Polri.” ujarnya
Menurutnya, personel tidak boleh hanya berorientasi pada aspek pengamanan. Kondisi kesehatan, kebersihan dan kebutuhan dasar para tahanan juga harus menjadi perhatian selama mereka berada dalam pengawasan kepolisian.
“Kita harus tegas dalam menjalankan hukum, tetapi jangan kehilangan rasa kemanusiaan. Jika ada tahanan yang sakit atau memiliki keluhan, segera berikan penanganan dan koordinasikan dengan tenaga kesehatan,” tegasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas turut memastikan kebersihan ruang tahanan, kebersihan diri para tahanan serta kondisi sanitasi. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan tahanan tetap sehat dan mencegah potensi penyebaran penyakit.
Pengawasan keamanan juga dilakukan secara berkala melalui kontrol rutin terhadap setiap ruang tahanan. Dari hasil pengecekan, seluruh tahanan dinyatakan lengkap dan kondisi keamanan Rutan Polres Luwu berjalan aman serta terkendali.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa pengawasan terhadap tahanan tidak semata-mata berorientasi pada pembatasan kebebasan, tetapi juga memastikan hak-hak dasar mereka tetap diperhatikan selama menjalani proses hukum.
Bagi Polres Luwu, hukum harus ditegakkan secara tegas, tetapi kemanusiaan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, di balik status sebagai tahanan, tetap ada manusia yang membutuhkan perhatian, perlindungan dan pelayanan yang layak. (**)

Tinggalkan Balasan