Detik-Detik Perpisahan Menggetarkan Polres Luwu, AKBP Adnan Lepas Jabatan dengan Mata Berkaca-kaca
LUWU, MATANUSANTARA — Langkah kaki itu terasa lebih berat dari biasanya. Senin (3/8/2026), halaman Mapolres Luwu menjadi saksi berakhirnya satu babak kepemimpinan yang telah mengukir jejak tersendiri di hati personel. Di tengah barisan anggota yang berdiri tegak memberikan penghormatan, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K. resmi menyerahkan tongkat komando kepada AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si.
Bukan sekadar pergantian jabatan, prosesi tersebut menjelma menjadi momen emosional yang sarat makna. Tatapan penuh hormat, senyum yang bercampur haru, hingga mata yang berkaca-kaca mewarnai rangkaian tradisi pisah sambut Kapolres Luwu.
Kedatangan AKBP Andrias bersama Ketua Bhayangkari Cabang Luwu, Ny. Peppy Andrias, disambut dengan tradisi kehormatan di gerbang utama Mapolres. Satu per satu pejabat utama, para kapolsek, perwira, hingga anggota memperkenalkan diri kepada pemimpin baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Bumi Sawerigading.
Momentum simbolis terjadi ketika AKBP Adnan mengalungkan bunga kepada penggantinya. Sebuah prosesi sederhana, namun memiliki makna mendalam tentang kesinambungan pengabdian dan tanggung jawab institusi.
Di Aula Tebbakke Tongngenge, suasana semakin khidmat ketika pejabat lama menyampaikan laporan satuan dan perkembangan situasi kamtibmas. Namun perhatian anggota tak hanya tertuju pada laporan resmi. Banyak yang menyadari bahwa mereka sedang menyaksikan hari terakhir seorang pemimpin yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan organisasi.
Kini, AKBP Adnan mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Sulawesi Selatan, sebuah jabatan strategis yang menjadi bentuk kepercayaan pimpinan atas rekam jejak dan kinerjanya selama ini.
Dalam sambutannya, perwira lulusan Akpol 2004 itu tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang selama ini telah bekerja bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Luwu.
“Keberhasilan yang kita raih bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian seluruh anggota,” pesannya di hadapan peserta yang memenuhi aula.
Momen itu terasa semakin istimewa karena tongkat komando Polres Luwu diteruskan kepada sosok yang memiliki kedekatan historis dengannya. AKBP Andrias diketahui merupakan lulusan Akpol 2005 atau satu tingkat di bawah AKBP Adnan di Akademi Kepolisian.
Dalam sambutan perdananya, AKBP Andrias menegaskan komitmennya untuk menjaga capaian yang telah diraih serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh personel Polres Luwu agar kita dapat bersama-sama memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Apa yang sudah baik akan kita lanjutkan dan tingkatkan demi mewujudkan Polri yang semakin Presisi,” tegasnya.
Ia juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan sinergitas dengan Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polres Luwu dalam menjaga stabilitas daerah.
Namun puncak emosi baru benar-benar terasa saat tradisi Gerbang Pora digelar.
Di bawah lengkungan pedang kehormatan yang membentuk lorong perpisahan, AKBP Adnan Pandibu bersama keluarga melangkah meninggalkan Mapolres Luwu. Tepuk tangan panjang bergema dari seluruh penjuru halaman. Sejumlah anggota tampak menahan haru, sementara lainnya mengabadikan momen bersejarah tersebut dengan penuh penghormatan.
Tak sedikit personel yang mengaku kehilangan sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan anggota dan aktif membangun soliditas internal. Suasana yang tercipta menggambarkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal jabatan dan kewenangan, tetapi juga tentang keteladanan, kedekatan, dan kepercayaan yang tumbuh selama bertugas.
Hari itu, Polres Luwu tidak hanya menyaksikan serah terima jabatan. Hari itu menjadi penanda berakhirnya satu masa pengabdian dan lahirnya harapan baru.
Di balik air mata perpisahan untuk AKBP Adnan Pandibu, tersimpan optimisme besar terhadap kepemimpinan AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo yang kini resmi memegang kendali Polres Luwu untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (***)

Tinggalkan Balasan