MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Rutan Pangkep Tebar 200 Benih Nila, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Petugas Rutan Kelas IIB Pangkep bersama warga binaan melakukan penebaran 200 benih ikan nila sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di lingkungan Rutan Pangkep, Rabu, 2 September 2026.

PANGKEP, MATANUSANTARA — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengembangan budidaya perikanan. Sebanyak 200 ekor benih ikan nila ditebar ke kolam budidaya di lingkungan Rutan Pangkep, Rabu, 2 September 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan sarana dan lahan yang tersedia di lingkungan rutan sebagai media pembelajaran bagi warga binaan. Melalui budidaya ikan, warga binaan diarahkan memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan praktis yang dapat mendukung kemandirian.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan budidaya perikanan dilakukan dengan pendampingan petugas Rutan Pangkep yang berkolaborasi bersama peserta magang Kemnaker. Pendampingan tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk tidak hanya menerima arahan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perawatan ikan.

Dari proses pembelajaran itu, warga binaan mendapatkan pengalaman mengenai tahapan budidaya sekaligus memahami pentingnya perawatan secara rutin. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan dan tanggung jawab melalui aktivitas yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pangkep Abdul Jalil mengatakan, budidaya ikan nila memiliki nilai edukatif sekaligus produktif bagi warga binaan. Menurutnya, kegiatan tersebut diarahkan agar warga binaan memperoleh pengalaman yang dapat berguna dalam kehidupan setelah menjalani masa pembinaan.

“Melalui kegiatan budidaya ikan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang berguna. Mereka tidak hanya belajar tentang cara memelihara ikan, tetapi juga dilatih untuk memiliki rasa tanggung jawab dan konsistensi dalam menjalankan suatu kegiatan,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Rutan Pangkep terus mendorong pengembangan berbagai kegiatan pelatihan kemandirian yang produktif dan memiliki manfaat praktis. Budidaya perikanan menjadi salah satu pilihan karena memungkinkan warga binaan belajar melalui praktik langsung dengan memanfaatkan sarana yang tersedia.

Pada akhirnya, keterampilan yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti selama warga binaan berada di dalam rutan. Pengetahuan dan pengalaman dalam budidaya ikan diharapkan dapat menjadi salah satu bekal yang dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini