MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Reshuffle 1 Oktober: Usai Tinggalkan Kursi Kapolri, Listyo Sigit Langsung Dilantik Jabatan Baru

Presiden Prabowo Subianto melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

JAKARTA, MATANUSANTARA — Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut dilakukan setelah Listyo resmi meninggalkan jabatan sebagai Kapolri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Listyo dilantik bersama sejumlah pejabat negara dan anggota Kabinet Merah Putih dalam rangkaian reshuffle pemerintahan yang digelar Presiden Prabowo pada awal Oktober 2026.

Pengangkatan Listyo sebagai Kepala Staf Kepresidenan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria. Keputusan tersebut ditetapkan Presiden Prabowo pada 30 September 2026.

Dalam prosesi pelantikan, Listyo mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo. Ia berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti kepada bangsa dan negara.

Setelah pengambilan sumpah, Listyo menandatangani berita acara pelantikan yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Sementara itu, posisi Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya dijabat Dudung Abdurachman. Dudung yang menjabat sejak 27 April 2026 kini mendapat penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Perpindahan jabatan tersebut berlangsung bersamaan dengan pergantian pucuk pimpinan Polri. Listyo sebelumnya menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021.

Posisi Kapolri selanjutnya dipercayakan kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. DPR RI telah menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri sekaligus pemberhentian dengan hormat Listyo dari jabatan tersebut.

Presiden Prabowo kemudian melantik Suyudi sebagai Kapolri dalam rangkaian pelantikan pejabat negara di Istana Negara pada hari yang sama.

Selain Listyo dan Suyudi, sejumlah pejabat lainnya juga dilantik dalam reshuffle tersebut. Mereka antara lain Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, serta Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.

Di jajaran lembaga negara, Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Sementara Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Rangkaian pelantikan ini menandai perubahan sejumlah posisi strategis pemerintahan, termasuk perpindahan Listyo dari pucuk pimpinan Polri ke lingkungan Istana Kepresidenan serta penunjukan Suyudi sebagai Kapolri baru. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini