MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Tiga Kali Beruntun Raih IKPA 100, Lapas Parepare Diuji Konsistensi Akuntabilitas Anggaran

Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Arman, menerima penghargaan IKPA 100 dari Kepala KPPN Parepare, Royikan, pada KPPN Parepare Award 2026, Kamis (22/10/2026).

PAREPARE, MATANUSANTARA — Nilai sempurna 100 pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) kembali diraih Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare. Prestasi tersebut menjadi capaian ketiga secara berturut-turut sejak 2025, sekaligus menempatkan konsistensi pengelolaan anggaran sebagai salah satu catatan kinerja satuan kerja pemasyarakatan tersebut.

Penghargaan itu diberikan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Parepare dalam ajang KPPN Parepare Award, Kamis (22/10/2026), berdasarkan evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran Semester I Tahun Anggaran 2026 untuk kategori pagu sedang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi Mata Nusantara, piagam penghargaan diterima langsung Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Parepare, Arman, yang juga menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha. Penghargaan diserahkan oleh Kepala KPPN Parepare, Royikan.

Raihan nilai maksimal tersebut bukan sekadar pencapaian angka dalam evaluasi administrasi keuangan. Kinerja pelaksanaan anggaran juga berkaitan dengan kualitas perencanaan, ketepatan pelaksanaan kegiatan, kepatuhan terhadap jadwal, serta tertibnya pertanggungjawaban keuangan negara.

Dalam konteks penyelenggaraan pemasyarakatan, pengelolaan anggaran yang akuntabel menjadi bagian penting untuk memastikan program kerja berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan. Karena itu, mempertahankan nilai sempurna secara berulang menuntut konsistensi kinerja, bukan hanya keberhasilan memenuhi indikator pada satu periode penilaian.

Namun, capaian IKPA 100 juga perlu ditempatkan secara proporsional. Nilai tersebut mencerminkan hasil penilaian kinerja pelaksanaan anggaran berdasarkan indikator yang berlaku, bukan dengan sendirinya menjadi bukti bahwa seluruh aspek pelayanan, efektivitas program, dan tata kelola organisasi telah berjalan tanpa kekurangan.

Di titik inilah tantangan berikutnya bagi Lapas Parepare: menjaga kualitas pelaksanaan anggaran sekaligus memastikan setiap program yang dibiayai uang negara memberikan manfaat sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Rangkaian kegiatan KPPN Parepare Award turut diisi *Press Release APBN September 2026* dan sosialisasi langkah-langkah menghadapi akhir Tahun Anggaran 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari penguatan pemahaman satuan kerja dalam menyikapi perkembangan APBN serta mempersiapkan penyelesaian kewajiban anggaran menjelang penutupan tahun.

Bagi Lapas Parepare, penghargaan yang diraih tiga kali berturut-turut menjadi modal untuk mempertahankan standar pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Konsistensi itu perlu terus dijaga melalui perencanaan yang terukur, pelaksanaan yang tepat, serta evaluasi berkala terhadap hasil program.

Lebih jauh, keberhasilan pengelolaan anggaran tidak semestinya berhenti pada pencapaian indikator. Akuntabilitas yang kuat juga harus berjalan seiring dengan efektivitas penggunaan anggaran dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Parepare diharapkan mampu mempertahankan capaian tersebut sekaligus memperkuat kualitas tata kelola organisasi. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan negara harus dijawab dengan kinerja yang konsisten dan pertanggungjawaban yang terukur. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini