Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
'Hamidun' !! Sebanyak 11 Pasangan ABG Dapat Izin Nikah Dari Unit PPA Kab. Bone – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

‘Hamidun’ !! Sebanyak 11 Pasangan ABG Dapat Izin Nikah Dari Unit PPA Kab. Bone

Foto: Ilustrasi Pernikahan Dini (Dok/Google)

BONE, MATANUSANTARA –Sebanyak 11 pasangan anak baru gede (ABG) mendapatkan izin menikah dini dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Juni 2025 dengan alasan hamil duluan (Hamidun).

Menurut Data, dari Januari hingga Juni 2025 sudah ada 14 pasangan ABG yang mengajukan menikah dini, namun 3 pasang ABG ditolak izinnya.

“Sampai kemarin ada 14 orang (mengajukan dispensasi nikah). Yang diizinkan hanya 11 orang, dan 3 orang ditolak,” ujar Kepala UPT PPA Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Agung kepada media, Kamis (3/7/2025).

Catatan UPTD PPA Kota Makassar Sepanjang Tahun 2025 Sebanyak 265 Kasus

Agung menegaskan rekomendasi hanya diberikan kepada pasangan yang hamil di luar nikah. Sementara pasangan di bawah umur lainnya tanpa alasan yang jelas tidak diberikan izin.

“Yang 11 anak itu diizinkan dalam kondisi hamil di luar nikah. Sedangkan 3 anak lainnya selain belum cukup umur, mereka juga tidak dalam keadaan hamil,” bebernya.

Aneh!! Oknum Penyidik Polres Bantaeng Sebut LP:205/2023 Kasus Penggelapan Ditangani Unit PPA, Kok Bisa !?

Lanjut Agung, pemerintah terus melakukan edukasi ke masyarakat agar menghindari pernikahan dini. Hasilnya, tren pernikahan dini di Bone mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

“Setiap tahun trennya turun, karena ada kepedulian pemerintah dalam mencegah perkawinan anak dengan terus melakukan sosialisasi dan memberikan bimbingan konseling,” sebutnya.

“Pemerintah tetap mau edukasi masyarakat supaya tidak menikah dini. Makanya kita kasi syarat yang ketat, tidak mengikuti kekhawatiran orang tuanya yang anaknya berpacaran,” sambung Agung.

Babak Baru!! Korban Pelecehan di Wahana Pasar Malam Resmi Melapor di Unit PPA Polres Pelabuhan Makassar

Sementara itu, Plt Kepala DP3A Bone Hasnawati Ramli menuturkan, pernikahan dini mengalami penurunan dalam 2 tahun terakhir. Pada 2023 angka pernikahan dini tercatat sebanyak 24 kasus, kemudian menurun menjadi 12 kasus di 2024.

“Trennya itu turun dari tahun ke tahun. Untuk kecamatan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir, berada di Libureng, Tanete Riattang Barat, hingga Amali,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!