Appi Keluar dari Golkar, Pincam Makassar Tegaskan Solid
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Keputusan Munafri Arifuddin (Appi) meninggalkan Partai Golongan Karya (Golkar) tidak serta-merta diikuti kader di tingkat pimpinan kecamatan. Sejumlah Ketua Pimpinan Kecamatan (Pincam) Golkar di Makassar justru menegaskan tetap bertahan dan solid bersama partai berlambang pohon beringin tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sikap itu disampaikan Ketua Pincam Golkar Biringkanaya, Andi Lukmanul Hakim, setelah kabar mengenai mundurnya Munafri Arifuddin dari Golkar mencuat ke publik.
Lukmanul menegaskan dirinya bersama struktur Pincam tidak memiliki rencana untuk meninggalkan Golkar. Menurutnya, status sebagai kader partai menjadi dasar untuk tetap berada di dalam tubuh Golkar.
“Itu tidak benar. Kami (Pincam) Partai Golkar tidak akan pindah. Kami adalah kader Partai Golkar dan kami tidak pindah karena kami kader,” ujar Lukmanul saat dihubungi melalui telepon, Selasa (6/10/2026).
Di sisi lain, Lukmanul membedakan dukungan politik terhadap Munafri Arifuddin sebagai Wali Kota Makassar dengan pilihan untuk tetap berada di Partai Golkar.
Ia memastikan dukungan terhadap Appi dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah tetap diberikan. Namun, dukungan tersebut tidak otomatis berarti kader Golkar akan mengikuti langkah politik Appi apabila berpindah partai.
“Pindahnya Pak Appi kita dukung sebagai wali kota, kalau pindah partai itu tidak. Memang ada beberapa yang menyatakan sikap untuk beralih dan tidak ada ajakan Pak Wali untuk pindah,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keputusan Appi keluar dari Golkar belum menjadi arus politik yang diikuti secara serentak oleh struktur partai di tingkat kecamatan.
Sementara itu, Ketua Pincam Golkar Panakkukang, Abd Kahar Tammale, mengaku terkejut mendengar kabar mengenai mundurnya Appi. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya bersama kader di wilayahnya tetap memilih bertahan di Golkar.
“Kami kaget juga dengar berita ini. Pada prinsipnya kami ini kader tetap solid, kami tidak akan pindah. Kami tetap solid di Partai Golkar,” tegasnya.
Sikap dua Pincam tersebut memperlihatkan bahwa dinamika politik pasca-keputusan Appi meninggalkan Golkar belum otomatis mengubah posisi struktur partai di tingkat kecamatan.
Dukungan terhadap Appi sebagai Wali Kota Makassar tetap berjalan, sementara komitmen politik mereka sebagai kader Golkar juga ditegaskan tidak berubah. (***).

Tinggalkan Balasan