MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Bansos Lapas Palopo Perkuat Wajah Humanis Pemasyarakatan di Tengah Masyarakat

Lapas Kelas IIA Palopo menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat kepedulian sosial pemasyarakatan, Sabtu (23/05/2026).

PALOPO, MATANUSANTARA – Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo kembali menunjukkan wajah humanis pemasyarakatan melalui kegiatan pembagian bantuan sosial (bansos) kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar, Sabtu (23/05/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar penyaluran paket sembako, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial pemasyarakatan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian. Langkah itu juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam memperkuat kontribusi sosial lembaga pemasyarakatan di tengah masyarakat.

Pembagian bansos dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai. Sebanyak 10 paket sembako disalurkan kepada keluarga warga binaan serta warga sekitar lingkungan kantor Lapas yang dinilai membutuhkan uluran tangan.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat saat bantuan diberikan secara langsung kepada penerima. Kehadiran petugas pemasyarakatan di tengah masyarakat menjadi simbol bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan.

Di tengah stigma yang kerap melekat terhadap lembaga pemasyarakatan, kegiatan sosial seperti ini dinilai mampu memperkuat citra positif institusi pemasyarakatan sebagai lembaga yang hadir membawa manfaat dan kepedulian bagi lingkungan sekitar.

Jose Quelo menegaskan bahwa kegiatan bansos tersebut merupakan implementasi nyata dari semangat pemasyarakatan yang lebih humanis dan responsif terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Melalui kegiatan bantuan sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya dalam pelaksanaan pembinaan, tetapi juga dalam memberikan kepedulian dan manfaat bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat peran sosial pemasyarakatan kepada masyarakat,” ujar Jose Quelo.

Menurutnya, kepedulian sosial menjadi salah satu bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antara lembaga pemasyarakatan dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga warga binaan maupun masyarakat sekitar, sekaligus mempererat hubungan emosional antara petugas pemasyarakatan dan warga.

Langkah yang dilakukan Lapas Kelas IIA Palopo itu juga menjadi gambaran bahwa pemasyarakatan saat ini terus bergerak membangun pendekatan yang lebih terbuka, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini