Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Baru Sehari Menjabat, Menkeu Purbaya Didesak Mundur, Mahasiswa UI Geruduk DPR – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Baru Sehari Menjabat, Menkeu Purbaya Didesak Mundur, Mahasiswa UI Geruduk DPR

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025).

JAKARTA, MATANUSANTARA — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengecam pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan meminta agar yang bersangkutan dicopot dari jabatannya. Pernyataan ini disampaikan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025).

Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru, menyoroti pernyataan kontroversial Purbaya saat menanggapi tuntutan rakyat 17+8. Menurut BEM UI, pernyataan tersebut mengecilkan suara rakyat dan menyinggung perasaan masyarakat.

“Baru satu hari dia menjabat sebagai menteri dia sudah langsung menyatakan pernyataan yang luar biasanya mengecewakan, luar biasanya menyakitkan bagi masyarakat karena dia mengecilkan suara masyarakat,” kata Diallo.

Berikut Kata Pengusaha Pasca Prabowo Reshuffle Menkeu & Menteri Koperasi

BEM UI juga mengkritisi pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, yang menyebut jika tuntutan rakyat 17+8 dipenuhi semua maka akan membuat repot. Diallo menilai pernyataan itu menunjukkan ketidakkompetenan pejabat dekat presiden.

“Kemudian ada dari Jenderal Wiranto saya kemarin baca, ‘jika semua dipenuhi repot.’ Gak usah bernegara, pak kalau repot, banyak orang yang lebih kompeten dari anda,” tegasnya.

Terungkap Pernyataan Kontroversi Menkeu Purbaya Soal 17+8 Melalui Klarifikasinya

BEM UI menegaskan bahwa pernyataan kedua pejabat tersebut menjadi bukti kurangnya sensitivitas terhadap aspirasi rakyat, dan menuntut agar pemerintah lebih peka dalam menyikapi tuntutan masyarakat.

Editor: Ramli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!