MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Bukan Sekadar Kompetisi! Rutan Makassar Perkuat Kebugaran Petugas Demi Pelayanan Prima

Keterangan : Petugas Rutan Kelas I Makassar mengikuti pengukuran kebugaran jasmani melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile sebagai bagian dari Kompetisi Kebugaran Antar-Kementerian/Lembaga Tahun 2026, Sabtu (31/10/2026).

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh sistem dan prosedur kerja, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang menjalankannya. Berangkat dari komitmen tersebut, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar mengikutsertakan jajaran petugas dalam pengukuran kebugaran jasmani melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Kompetisi Kebugaran Antar-Kementerian/Lembaga Tahun 2026. Namun, lebih dari sekadar agenda kompetisi, pengukuran kebugaran menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran aparatur mengenai pentingnya menjaga kesehatan, stamina, dan daya tahan tubuh di tengah tuntutan pekerjaan.

Melalui pengukuran tersebut, setiap petugas dapat mengenali kondisi kebugaran masing-masing sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pola hidup dan menjaga kesehatan secara berkelanjutan. Kesadaran ini dinilai penting agar kesiapan fisik tetap terjaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari.

Kepada media, Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Makassar, Yohanes Dias Sanyoto, menekankan bahwa kesehatan petugas merupakan aspek mendasar yang perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, kebugaran tidak semestinya dipandang sebatas kebutuhan kedinasan, melainkan juga sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap diri sendiri.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong seluruh petugas untuk lebih peduli terhadap kesehatan masing-masing. Kebugaran bukan semata-mata untuk menunjang pekerjaan, tetapi juga merupakan investasi bagi diri sendiri agar tetap sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ungkapnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa menjaga kebugaran bukan hanya dilakukan ketika ada program atau kompetisi, tetapi perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten. Pola hidup sehat, kondisi fisik yang terjaga, dan kesadaran terhadap kesehatan pribadi merupakan modal penting dalam membentuk aparatur yang produktif dan profesional.

Yohanes berharap, kegiatan ini mampu mendorong seluruh jajaran Rutan Makassar untuk menjadikan kesehatan sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masing-masing petugas, tetapi juga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab institusi.

Pada akhirnya, kebugaran petugas memiliki arti strategis dalam menunjang pelayanan pemasyarakatan. Petugas yang sehat dan siap secara fisik diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat dan warga binaan.

Melalui langkah ini, Rutan Makassar menempatkan kesehatan sebagai salah satu fondasi penguatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin prima, humanis, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini