Direktur NFA Serukan Isra Miraj Jadi Fondasi Moral Dunia Kerja
JAKARTA, MATANUSANTARA — Di tengah arus pragmatisme dan tekanan dunia modern, peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dimaknai sebagai alarm moral untuk kembali meneguhkan nilai kebaikan, kesabaran, serta kepercayaan pada kekuatan doa sebagai fondasi kehidupan dan dunia kerja.
Direktur PT Nirmala Fortuna Abadi (NFA), Ibu Nirmala, melalui wawancara singkat bersama tim redaksi matanusantara.co.id, menekankan bahwa Isra Miraj tidak boleh berhenti sebagai ritual simbolik, tetapi harus diterjemahkan menjadi sikap hidup yang nyata, berintegritas, dan bertanggung jawab.
“Isra Miraj mengajarkan perjalanan spiritual yang sarat makna. Di dalamnya ada pesan tentang kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan penuh kepada Allah. Nilai ini harus menjadi kompas dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam mengambil keputusan dan menjalankan usaha,” tegas Ibu Nirmala, Jumat (16/1/2026).
Menurutnya, krisis etika yang kerap muncul di berbagai sektor tidak lepas dari pudarnya nilai spiritual dalam proses berpikir dan bertindak. Karena itu, momentum Isra Miraj harus dijadikan titik balik untuk membangun kembali kesadaran moral secara kolektif.
“Kami percaya, keberhasilan yang sejati bukan hanya soal capaian materi, tetapi juga tentang keberkahan. Niat baik, etika, dan kepedulian sosial adalah fondasi yang tidak bisa ditawar,” lanjutnya.
Ibu Nirmala juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk menjadikan Isra Miraj sebagai ruang perenungan bersama, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga keseimbangan antara ikhtiar dan doa dalam setiap langkah kehidupan.
Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tahun ini diperingati pada 27 Rajab 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 16 Januari 2026 Masehi. Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran baru bahwa kekuatan spiritual adalah pilar penting dalam membangun pribadi, institusi, dan masa depan yang berkeadaban.

Tinggalkan Balasan