Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Empat Kasus Tipikor Yang Diselidiki Kejati Sulsel Resmi Dinaikan ke Penyidikan di HBA ke-64 Tahun – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Empat Kasus Tipikor Yang Diselidiki Kejati Sulsel Resmi Dinaikan ke Penyidikan di HBA ke-64 Tahun

Foto: Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi SH, MH.

MAKASSAR, MATANUSANTARA –Bertepatan di hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 64 Tahun 2024, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) telah meningkatkan empat kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani ke tahap penyidikan.

Keempat kasus tersebut masing-masing dugaan korupsi pada pelaksanaan empat pekerjaan/ proyek jasa pengawasan, konsultasi dan pendampingan oleh PT.

Surveyor Indonesia Cabang Makassar Tahun 2019 s/d 2020, dugaan korupsi pada proyek pembangunan perpipaan air limbah Kota Makassar Zona Barat laut (Paket-C), dugaan korupsi penggunaan laba PT. Bank Sulselbar berupa pemberian tantiem kepada Direksi dan Dewan Komisaris serta Jasa Produksi kepada Karyawan yang tidak ada dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2018 dan Tahun Buku 2019 serta dugaan korupsi penyalahgunaan angsuran pelunasan pinjaman dan hasil kredit nasabah di BRI Unit Kalosi Kabupaten Enrekang Tahun 2022 s/d 2023.

“Semua perkara penyidikan baru Tahun 2024 yang saat ini ditangani Kejati Sulsel,” ucap Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi usai mengikuti kegiatan press rilis capaian Kejati Sulsel sebagai rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 yang berlangsung di Kantor Kejati Sulsel, Senin (22/7/2024).

Sementara kasus dugaan korupsi yang merupakan perkara Direktif Presiden yang tengah diusut saat ini, kata Soetarmi, dugaan korupsi pada kegiatan pembebasan lahan Bendungan Pamukkulu, dugaan korupsi pada kegiatan pembebasan lahan Bendungan Jenelata di Kabupaten Takalar Tahun 2021/2022.

“Semuanya perkara yang ada kaitannya dengan praktek mafia tanah,” terang Soetarmi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!